Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Cimahi tengah menyiapkan tempat pengelolaan sampah sendiri. Mereka menargetkan dalam dua tahun ke depan tidak lagi membuang sampah ke tempat pembuangan akhir bersama daerah lain di Bandung Raya.
"Di minggu ke-2 menjabat Pj Wali Kota Cimahi, salah satu fokus perhatian dan prioritas saya ialah persampahan. Kita cari solusi untuk berkontribusi dalam penanganan sampah Bandung Raya terutama di Cimahi," ucap Penjabat Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, Jumat (3/11).
Dia menargetkan, Cimahi tidak lagi membuang sampah ke TPA bersama pada
2025 mendatang. Untuk memastikan sejauh mana rencana program pengelolaan
sampah, pihaknya sudah memantau sejumlah TPS seperti Santiong dan Pasar
Atas.
"Untuk penanganan salah satunya memakai mesin gibrik untuk mengurangi
sampah. Juga ada upaya pengelolaan lain seperti komposting dan magotisasi yang dikelola wilayah, kerja sama dengan pihak swasta, dan lainnya. Saya cek, ternyata sejumlah program itu sudah berjalan sesuai yang direncanakan," bebernya.
Volume sampah yang dihasilkan di wilayah Cimahi mencapai 226 ton per hari. Saat kondisi TPA Sarimukti normal, kuota pembuangan Kota Cimahi mencapai 170 ton, sisanya sebanyak 56 ton dikelola di tingkat RT/RW, TPS, bandar barang bekas, dan lainnya.
"Setelah kejadian kebakaran TPA Sarimukti, kuota Kota Cimahi menjadi 120 ton, sehingga sisa yang harus diolah bertambah. Pada 2024 mendatang, jatah Kota Cimahi 77 ton, berarti 149 ton sampah harus diolah sendiri. Hal ini menjadi perhatian khusus," ungkapnya.
Menurut Dicky, TPS Santiong akan menjadi proyek unggulan Kota Cimahi dalam pengelolaan sampah. "Ini lokasi jadi masa depan Cimahi dalam pengelolaan sampah. Jadi kami tidak lagi bergantung pada TPA manapun. Selesai di Cimahi," ujarnya.
Dijelaskan Dicky, upaya pihaknya dalam penanganan sampah yaitu mendukung program yang berjalan di TPS Santiong sebagai proyek bantuan pemerintah pusat. "Luasnya sekitar 0,5 hektare dengan kapasitas pengolahan hingga 50 ton per hari. Pada 2025 kita tidak bergantung lagi ke TPA," jelasnya.
Dua lokasi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini menambahkan, dua lokasi pengolahan sampah yang disiapkan berada di Lebaksaat dan Santiong. Pembangunannya ditargetkan rampung tahun depan.
"Biayanya itu sekitar Rp30 miliar bantuan dari pusat. Rencananya kalau
Maret baru selesai pembangunan. Jadi kalau kami hitung jika Maret sudah selesai semua peralatan sudah ready, sehingga bisa digunakan," katanya.
Chanifah menerangkan dua lokasi itu memiliki fungsi berbeda. Titik
pengolahan di Santiong berfungsi dari mulai memilah hingga mencacah sampah karena peralatannya lebih lengkap. Dari mulai conveyor belt yang berfungsi memilah sampah berdasarkan jenisnya hingga mesin pencacah sampah.
"Kalau yang Lebaksaat khusus untuk maggotisasi. Tidak terlalu banyak alatnya karena untuk mencacahnya semua dikerjakan di Santiong," terangnya. (SG)
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Workshop secara khusus membahas penyusunan dan peninjauan RPS yang berbasis dampak (impact-based curriculum) dalam kerangka kurikulum adaptif Telkom University.
Upaya menuju swasembada energi Indonesia masih jauh dari ideal.
Selain terus mendorong kemajuan di Bandung dan sekitarnya, kami juga harus mendukung kawasan industri Rebana yang dikembangkan pemerintah
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved