Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Yen melonjak ke tertinggi satu minggu terhadap dolar, sementara franc Swiss naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan terhadap greenback.
Indeks Nasdaq telah melonjak 44,7% dari posisi terendah 23 Maret. Sebuah pasar bullish dikonfirmasi ketika indeks membuat posisi tertinggi baru.
"The Fed akan terus memiliki kebijakan dovish, mereka akan terus menekan suku bunga riil dan itulah pendorong utama untuk pembelian emas selama beberapa bulan terakhir."
Saham raksasa energi AS, Chevron dan Exxon Mobil masing-masing terangkat 3,77% dan 3,25%, berkontribusi terhadap pasar lebih luas.
Risalah dari pertemuan Fed pada April yang dirilis Rabu (20/5) menunjukkan keprihatinan mendalam tentang ekonomi terbesar di dunia tersebut.
"Kami memprediksi IHSG hari ini rawan terkena aksi profit taking di tengah pelemahan bursa global," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas.
Saham raksasa energi AS Chevron dan Exxon Mobil keduanya jatuh lebih dari tiga persen, membebani pasar secara keseluruhan.
Dolar tidak selalu didorong oleh faktor safe-haven, kata para analis, mengingat saham-saham AS turun dan harga surat utang pemerintah lebih tinggi pada Selasa (12/5).
"The Fed akan mulai membeli reksa dana obligasi yang diperdagangkan di bursa efek (ETF) untuk pertama kalinya. Ini besar ... ini lebih banyak stimulus datang ke meja."
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,32% menjadi 99,544.
Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) atau komite pembuat kebijakan Fed memutuskan untuk mempertahankan kisaran target untuk suku bunga dana federal pada 0%-0,25%.
Pada pukul 09.14 WIB, IHSG dibuka menguat 5,13 poin atau 0,11% ke posisi 4.518,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,53 poin atau 0,08% menjadi 670,29.
Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama global terpantau melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat.
Hanya beberapa negara emerging market seperti Indonesia yang mendapat komitmen dana dari bank sentral Amerika tersebut.
Bank sentral AS (The Fed) telah meluncurkan kebijakan agresif untuk mendukung pasar di tengah pandemi Covid-19. Akan tetapi, nilai tukar dolar AS masih melemah.
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis keputusan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuannya
Penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh The Fed harus dipahami sebagai kebijakan responsif atas dinamika ekonomi global yang saat ini sedang terjadi.
Orang nomor satu di Federal Reserve System (The Fed) akan memberikan petunjuk terkait prospek suku bunga AS.
Kebijakan moneter The Fed dalam menurunkan suku bunga, mengurangi tekanan pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia
Dalam menurunkan tingkat suku bunga, bank sentral akan melihat sejumlah aspek yakni tingkat inflasi, purchasing managers index (PMI) dan tingkat pengangguran
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved