Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Mayoritas negara berkembang mengalami tekanan di pasar keuangan, akibat kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat dan The Fed.
Diketahui sebelumnya Senat AS menyetujui stimulus bantuan sebesar US$1,9 triliun untuk mengatasi pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi
Investor melakukan wait and see untuk menanti komentar The Fed yang pekan lalu menyatakan tidak menaikkan suku bunga sebelum inflasi mencapai 2%.
Data yang dirilis oleh Departemen Perdagangan menunjukkan penjualan ritel melonjak dengan rekor 17,7% pada Mei, melampaui kenaikan yang diperkirakan para analis sebesar delapan persen.
Data penjualan ritel mengikuti laporan awal bulan ini yang menunjukkan bahwa ekonomi AS menciptakan 2,5 juta pekerjaan tak terduga pada Mei.
Kebijakan The Fed dini hari tadi yang mengeluarkan kebijakan stimulus baru untuk membantu perusahaan AS melewati pandemi menjadi sentimen negatif bagi dolar.
Ketiga indeks saham utama AS membalikkan kerugian dalam perdagangan sore, setelah keputusan Fed untuk menerapkan pendekatan indeks ke fasilitas kredit korporasi pasar sekundernya.
The Fed mengatakan akan mulai membeli obligasi korporasi pada Selasa melalui fasilitas kredit korporasi pasar sekunder (SMCCF).
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, turun US$10,1 atau 0,58%, menjadi ditutup pada US$1.727,2 per ounce.
Hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan suku bunga acuan The Fed tetap pada level 0,25% dan mengindikasikan akan tetap pada level tersebut hingga hingga 2022.
Nasdaq, dibantu oleh keuntungan di Microsoft dan Apple, berhasil mempertahankan sebagian besar keuntungannya dan mencatat rekor penutupan tertinggi untuk sesi ketiga berturut-turut.
Komite memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga dana federal pada 0,00 hingga 0,25%, kata pernyataan itu.
Greenback jatuh ke palung tiga bulan terhadap euro, sterling dan franc Swiss setelah pernyataan Fed. Dolar merosot ke level terendah tiga minggu terhadap yen.
"(Emas) mencapai tertinggi harian setelah pernyataan FOMC, yang melukiskan gambaran yang cukup suram bagi ekonomi AS, meskipun tidak terduga."
Yen melonjak ke tertinggi satu minggu terhadap dolar, sementara franc Swiss naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan terhadap greenback.
Indeks Nasdaq telah melonjak 44,7% dari posisi terendah 23 Maret. Sebuah pasar bullish dikonfirmasi ketika indeks membuat posisi tertinggi baru.
"The Fed akan terus memiliki kebijakan dovish, mereka akan terus menekan suku bunga riil dan itulah pendorong utama untuk pembelian emas selama beberapa bulan terakhir."
Saham raksasa energi AS, Chevron dan Exxon Mobil masing-masing terangkat 3,77% dan 3,25%, berkontribusi terhadap pasar lebih luas.
Risalah dari pertemuan Fed pada April yang dirilis Rabu (20/5) menunjukkan keprihatinan mendalam tentang ekonomi terbesar di dunia tersebut.
"Kami memprediksi IHSG hari ini rawan terkena aksi profit taking di tengah pelemahan bursa global," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved