Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memproyeksikan bahwa Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed mulai menaikkan suku bunga acuan pada 2022. Perry menilai The Fed belum akan menghentikan pembelian US Treasury atau tapering off pada tahun ini.
“Tahun depan, kita akan mempersiapkan juga kemungkinan bahwa The Fed mulai mengubah kebijakan moneter. Mulai mengurangi pembelian intervensi di likuiditasnya, bahkan mulai pengetatan dan juga kenaikan suku bunga,” ujar Perry dalam rapat kerja dengan Banggar DPR RI, Senin (31/5).
Baca juga: BI Masih Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,50%
Lebih lanjut, dia menegaskan BI tetap melakukan berbagai langkah antisipasi terkait kebijakan Bank Sentral AS. Menurutnya, hal ini juga akan memengaruhi pasar keuangan domestik. Termasuk, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) dan nilai tukar rupiah.
“Di tahun depan, kita memastikan ekonomi kita, terutama kebijakan moneter tetap terbaik,” tegas Perry.
Sementara itu, dari dalam negeri, Perry memastikan bahwa Bank Sentral tetap mempertahankan suku bunga acuan pada level rendah. Dalam hal ini, hingga terdapat indikasi awal perbaikan tingkat inflasi.
Baca juga: Pemerintah Targetkan Inflasi pada 2022 di Kisaran 2-4%
Menurut Perry, kondisi tersebut mungkin terjadi pada awal tahun depan. Diketahui, BI memproyeksikan tingkat inflasi pada kisaran 3% plus minus 1% atau 2-4%.
“Kebijakan suku bunga rendah akan kami pertahankan, sampai terdapat indikasi awal perbaikan inflasi, yang kemungkinan baru terjadi di awal tahun depan,” pungkasnya.(OL-11)
Federal Reserve resmi menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Jerome Powell soroti dampak ketidakpastian perang terhadap inflasi dan tegaskan tak akan mundur.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Prediksi harga emas Senin 23 Februari 2026 diperkirakan masih dalam tren positif. Simak faktor dolar AS, suku bunga, dan sentimen global yang memengaruhi pasar.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Federal Reserve resmi menahan suku bunga di level 3,5%-3,75%. Jerome Powell soroti dampak ketidakpastian perang terhadap inflasi dan tegaskan tak akan mundur.
IHSG dibuka melemah 0,32% ke level 7.338 pada Jumat (13/3/2026). Konflik AS-Iran picu lonjakan harga minyak dan ekspektasi hawkish The Fed.
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved