Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) seiring dengan keputusan The Fed yang juga memilih untuk tidak mengubah suku bunga mereka.
"Melihat kondisi ekonomi global saat ini, BI tampaknya tidak akan mengubah suku bunga. Dengan inflasi yang masih terkendali dan kondisi pasar tenaga kerja nasional yang belum mendukung langkah besar, baik kenaikan maupun penurunan suku bunga akan berisiko," ujar Huda dalam wawancara Jumat (1/8).
Huda menambahkan bahwa jika BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan, itu dapat memicu gejolak ekonomi, sementara penurunan suku bunga berisiko melemahkan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, ia menilai keputusan paling rasional bagi BI adalah untuk mempertahankan suku bunga.
"Sebagaimana The Fed yang juga cenderung bertahan, BI diperkirakan akan mengambil langkah serupa. Terutama dengan tekanan politik yang sedang meningkat, seperti yang terlihat dalam desakan Presiden Trump kepada The Fed, kemungkinan penurunan suku bunga di kedua negara tersebut akan sangat terbatas hingga akhir tahun ini," pungkas Huda. (Z-10)
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia menahan BI-Rate di 4,75% untuk stabilkan rupiah di tengah gejolak global. Rupiah Rp16.880 per dolar AS, BI nilai masih undervalued.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
IHSG hari ini (18/2/2026) melonjak 1,19% ke level 8.310,23. Pasar optimis menanti hasil RDG Bank Indonesia dan rilis data kredit. Cek saham top gainers di sini.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved