Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan untuk kelima kalinya tahun ini. Suku bunga tetap berada di angka 4,25% hingga 4,50%. Namun, keputusan kali ini tidak bulat. Dua anggota dewan gubernur The Fed menyatakan ketidaksetujuannya. Ini menjadi pertama kalinya sejak 1993 terjadi dua suara berbeda dalam pengambilan keputusan suku bunga.
Keputusan tersebut diumumkan di tengah gejolak ekonomi AS dengan pertumbuhan di kuartal II sebagian besar dipengaruhi oleh penurunan impor. Pelemahan itu terjadi menyusul aksi perusahaan-perusahaan yang sudah lebih dulu menimbun persediaan pada kuartal pertama untuk mengantisipasi tarif baru yang direncanakan pemerintahan Donald Trump.
Dalam pernyataannya pada Rabu (30/8), The Fed menyebut aktivitas ekonomi di paruh pertama tahun ini mengalami moderasi, sementara kondisi pasar tenaga kerja dinilai masih solid. Meski begitu, The Fed memperingatkan bahwa ketidakpastian terhadap prospek ekonomi tetap tinggi, ditambah dengan tekanan inflasi yang masih cukup kuat.
"Ini adalah masa yang sangat dinamis untuk negosiasi perdagangan. Kita masih cukup jauh dari titik di mana semuanya stabil," ujar Ketua The Fed Jerome Powell ketika ditanya soal kesepakatan tarif AS dan apakah hal itu memberi kepastian lebih bagi pembuat kebijakan dalam mengevaluasi dampak tarif.
Meski ada perbedaan pendapat dari dua gubernur The Fed, yaitu Christopher Waller dan Michelle Bowman, Powell menyebut diskusi berlangsung konstruktif dan menyebut pertemuan tersebut sebagai pertemuan yang baik dengan berbagai argumen yang mendalam.
Namun, kepala ekonom KPMG Diane Swonk mengkhawatirkan perbedaan di dalam tubuh The Fed. Ia khawatir lembaga tersebut akan menjadi tidak kompak seiring makin dekatnya potensi penurunan suku bunga. Tantangan terbesar yang mungkin dihadapi bank sentral, menurut Swonk, adalah jika angka pengangguran memburuk sementara inflasi justru meningkat.
“Seberapa besar pergeseran tersebut adalah titik pertentangan dan masih diliputi ketidakpastian. Hal ini menempatkan The Fed pada posisi yang tidak nyaman, seperti berjalan di tali tanpa jaring pengaman,” tulis Swonk dalam catatannya.
Sementara itu, Kepala Ekonom Navy Federal Credit Union, Heather Long, menilai Jerome Powell tampaknya mulai membuka kemungkinan penurunan suku bunga pada September, meskipun belum pasti. “Ia berulang kali menyebut ekonomi masih solid dan tangguh, namun juga mengakui adanya risiko penurunan di pasar tenaga kerja,” ujarnya.
Laporan ketenagakerjaan bulan Juli dan Agustus disebut Long akan menjadi kunci bagi arah kebijakan The Fed ke depan. (AFP/E-3)
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% bulan ini menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.
IHSG Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, dibuka menguat seiring harapan pelaku pasar bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuannya.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi langkah positif bagi penguatan kebijakan ekonomi nasional.
Sejumlah ekonom memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di level 4,75% pada pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026, Rabu (21/1) siang ini.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved