Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pejabat tinggi Israel terjerat skandal hukum di Amerika Serikat (AS) setelah ditangkap dalam operasi penyamaran terkait dugaan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.
Jaksa AS menegaskan tidak ada upaya menutupi dalam kasus ini, meskipun keputusan membiarkan pejabat tersebut kembali ke Israel menuai kontroversi luas.
Direktur eksekutif Direktorat Siber Israel, Tom Artiom Alexandrovich, ditangkap di Las Vegas awal bulan ini. Dia diduga tiba untuk bertemu seorang gadis berusia 15 tahun. Padahal sosok itu ialah petugas yang menyamar.
Media lokal 8NewsNow melaporkan, Alexandrovich membawa kondom ke pertemuan yang diyakininya akan mencakup acara menonton Cirque du Soleil di Las Vegas Strip.
Pria berusia 38 tahun itu tengah berada di kota tersebut untuk menghadiri konferensi keamanan siber Black Hat USA 2025. Dia kemudian didakwa melakukan hubungan seksual dengan anak di bawah umur dan dibebaskan dengan jaminan US$10 ribu.
Alexandrovich diperintahkan kembali ke pengadilan pada 27 Agustus. Namun, ia langsung terbang pulang ke Israel setelah membayar jaminan.
Keputusan itu memicu kritik, termasuk dari anggota Kongres Partai Republik, Marjorie Taylor Greene, yang selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Donald Trump tetapi kerap mengkritik Israel terkait perang Gaza.
"Apakah menyeret Direktur Eksekutif Siber (Perdana Menteri Benjamin) Netanyahu kembali dan menuntutnya seberat-beratnya? Bagaimana Amerika bisa begitu tunduk kepada Israel sehingga kita langsung membebaskan seorang predator sesksual anak setelah penangkapan, dengan kasus yang 100% terkunci dan bukti, lalu melepaskannya untuk terbang pulang ke Israel?? Akankah kita melakukan hal yang sama terhadap seorang predator seks anak Meksiko?" tulisnya melalui akun X.
Departemen Luar Negeri AS membantah ada campur tangan pemerintah federal dalam kasus ini.
Pernyataan resmi menyebut bahwa Departemen Luar Negeri mengetahui bahwa Tom Artiom Alexandrovich, seorang warga negara Israel, ditangkap di Las Vegas dan diberi tanggal sidang pengadilan atas tuduhan terkait permintaan seks secara elektronik dari seorang anak di bawah umur.
"Dia tidak mengeklaim kekebalan diplomatik dan dibebaskan oleh hakim negara bagian sambil menunggu tanggal sidang. Klaim apa pun bahwa pemerintah AS melakukan intervensi adalah salah," tulis pernyataan itu.
Jaksa Wilayah Clark County, Steve Wolfson, juga menekankan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur. "Jaminan standar untuk tuduhan ini adalah US$10.000. Jadi siapa pun, setelah ditangkap atas tuduhan itu, dapat membayar jaminan tersebut dan dibebaskan tanpa syarat apa pun dan itulah yang terjadi dalam kasus ini," pungkasnya kepada Las Vegas Review Journal. (AFP/I-2)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
KAPAL penghancur milik militer Amerika Serikat, USS Delbert D Black, bersandar di Pelabuhan Eilat, Israel bagian selatan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
PEJABAT senior intelijen dan keamanan Iran, Ali Shamkhani, memperingatkan bahwa setiap agresi terhadap Iran akan menerima respons langsung dan sangat keras.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan tegas mendukung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap Iran.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Donald Trump di Florida pada Senin (29/12).
PROGRAM rudal Iran dikembangkan semata-mata untuk mempertahankan wilayahnya dan Teheran tak berniat bernegosiasi dengan negara mana pun terkait program tersebut.
PERSIAPAN konflik berskala besar antara Israel dibantu Amerika Serikat (AS) versus Iran nyaris rampung. Puluhan agen terlatih yang bekerja untuk Israel telah berada di wilayah Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved