Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyinggung sejumlah isu penting terkait perundingan damai Ukraina-Rusia usai bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Dalam wawancara dengan Fox News, Selasa (19/8), Trump menilai tidak mungkin Ukraina bisa berharap Krimea, yang dianeksasi Rusia pada 2014, kembali ke Kyiv. Menurutnya, hal itu mustahil terwujud meski Zelensky meminta bantuan AS.
"Mereka masuk dan berkata, 'Kami ingin Krimea kembali.' Itu di awal. Hal lain yang mereka katakan adalah, 'Kami ingin menjadi anggota NATO.' Nah, kedua hal itu mustahil," kata Trump dikutip CNBC News, Rabu (20/8).
Trump juga menolak niat Ukraina untuk bergabung dengan NATO. Dia menegaskan bahwa hal itu merupakan garis merah bagi Rusia sejak era Uni Soviet hingga sekarang. "Itu selalu dilarang, baik di masa Uni Soviet maupun sekarang dengan Rusia. Rusia selalu menekankan bahwa mereka tidak ingin musuh berada di perbatasannya," sebut Trump.
Krimea, yang mayoritas penduduknya etnis Rusia, memilih bergabung dengan Federasi Rusia setelah lengsernya Presiden Ukraina Viktor Yanukovych. Langkah itu membuka jalan bagi kelompok nasionalis Ukraina mengambil alih kekuasaan.
Moskow berulang kali menyebut perlakuan Kyiv terhadap warga Ukraina berbahasa Rusia serta keinginan Ukraina masuk NATO sebagai alasan utama konflik.
Trump sempat menggulirkan ide tukar-menukar wilayah sebagai jalan diplomasi untuk menghentikan perang. Namun, dia kembali menegaskan bahwa Kyiv tidak akan bisa mendapatkan Krimea.
Zelensky sebelumnya menolak keras tawaran konsesi teritorial dengan menegaskan bahwa Konstitusi Ukraina tidak mengizinkan penyerahan wilayah atau perdagangan tanah. Meskipun demikian, dia mengakui isu pertukaran wilayah masuk dalam agenda pembicaraan terakhir di Gedung Putih.
Di sisi lain, Rusia menegaskan hanya akan menerima kesepakatan damai yang menyelesaikan akar konflik. Syarat yang mereka ajukan antara lain Ukraina harus melepaskan ambisi bergabung dengan NATO, melakukan demiliterisasi dan mengakui realitas teritorial saat ini.
Termasuk status Krimea serta empat wilayah lain, yakni Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye yang menyatakan bergabung dengan Rusia pada 2022. (I-2)
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Putra Mahkota Saudi MBS dilaporkan melobi Donald Trump untuk melanjutkan perang dan menggulingkan rezim Iran di tengah konflik Timur Tengah 2026 yang memanas.
Eskalasi Timur Tengah 2026: AS siapkan 3.000 pasukan elit lintas udara. Trump kirim 15 poin proposal damai lewat Pakistan saat Iran serang pangkalan AS
Rusia meluncurkan serangan udara terbesar sejak awal perang, menyasar situs warisan UNESCO hingga rumah sakit bersalin di Ukraina.
Sean Penn tidak hadir saat memenangkan Best Supporting Actor di Oscar 2026. Sang aktor justru tertangkap kamera berada di Kyiv bersama Presiden Zelensky.
Tanpa aliran minyak ini, rantai pasokan global akan terganggu parah. Dengan pasokan yang terbatas dan permintaan yang meningkat, harga kemungkinan akan naik.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Memasuki tahun kelima perang, Presiden Zelensky menegaskan kedaulatan Ukraina tetap tegak meski dihantam serangan udara harian dan kerugian personel yang masif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved