Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Donald Trump, dalam wawancara telepon dengan Fox News, menyatakan Ukraina seharusnya tidak memulai perang dengan Rusia. Ia menyinggung ketimpangan kekuatan, dengan mengatakan, “Kamu tidak bisa menantang negara yang sepuluh kali lebih besar darimu.”
Trump juga menyinggung wilayah Donbas, meski tidak memberikan detail mengenai tuntutan terbaru Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurutnya, saat ini Rusia telah menguasai sekitar 79% wilayah Donbas.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov kembali menegaskan narasi lama Moskow. Ia mengklaim tujuan Rusia bukanlah merebut wilayah Ukraina, melainkan melindungi penutur bahasa Rusia di Donbas dan Krimea. Lavrov menambahkan, tanpa menghormati “kepentingan keamanan Rusia” serta hak warga Rusia dan penutur bahasa Rusia di Ukraina, tidak akan ada kesepakatan damai jangka panjang.
Pernyataan Lavrov tersebut mencerminkan dalih serupa yang digunakan Rusia saat menganeksasi Krimea pada 2014 dan ketika menginvasi Georgia pada 2008. Kala itu, Kremlin juga beralasan ingin melindungi etnis Rusia di wilayah Abkhazia dan Ossetia Selatan. (CNN/Z-2)
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
MEMASUKI tahun kelima invasi skala penuh Rusia ke Ukraina, belum ada tanda-tanda penyelesaian perang ini yang stabil.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
Ukraina dan SpaceX resmi memblokir terminal Starlink milik Rusia. Akibatnya, sistem komunikasi militer Rusia di garis depan dilaporkan mengalami kegagalan fatal.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved