Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un menyatakan dukungan tanpa syarat terhadap Rusia dalam perang di Ukraina saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Sabtu (12/7), menurut laporan media pemerintah KCNA yang dirilis Minggu pagi.
Kunjungan Lavrov ke Korea Utara menjadi bagian dari rangkaian pertemuan tingkat tinggi antara pejabat Moskow dan Pyongyang, seiring dengan semakin eratnya hubungan militer dan politik kedua negara di tengah agresi Rusia ke Ukraina.
Menurut KCNA, pertemuan Kim dan Lavrov berlangsung di Wonsan, sebuah kota pesisir timur Korea Utara yang baru-baru ini meresmikan kawasan resor besar. Pertemuan berlangsung dalam suasana “penuh kehangatan dan kepercayaan antar-sahabat seperjuangan.”
Dalam pertemuan tersebut, Kim menyampaikan Korea Utara siap "mendukung dan mendorong tanpa syarat" semua langkah yang diambil Rusia dalam menangani apa yang mereka sebut sebagai “akar penyebab krisis Ukraina.”
Lebih lanjut, Kim menyatakan keyakinannya bahwa rakyat dan militer Rusia akan “meraih kemenangan dalam perjuangan suci mempertahankan martabat dan kepentingan dasar negara mereka.” Ia juga memuji "kepemimpinan luar biasa" Presiden Vladimir Putin.
Pertemuan itu juga membahas tindak lanjut atas berbagai kesepakatan yang dicapai dalam KTT Rusia-Korea Utara pada Juni 2024, termasuk perjanjian militer dengan klausul pertahanan bersama yang diteken tahun lalu ketika Putin melakukan kunjungan langka ke Pyongyang.
Laporan menyebutkan Korea Utara telah mengirim ribuan tentaranya ke wilayah Kursk di Rusia untuk membantu menghadapi pasukan Ukraina, serta memasok peluru artileri dan rudal bagi militer Rusia.
Dalam pertemuan terpisah pada hari yang sama, Lavrov juga bertemu dengan Menlu Korea Utara Choe Son Hui. Ia mengucapkan terima kasih atas kontribusi para tentara Korea Utara yang disebutnya sebagai "heroik", menurut kantor berita TASS.
Dalam pernyataan bersama, kedua negara menegaskan tekad mereka untuk “melawan aspirasi hegemonik dari kekuatan luar kawasan” yang dianggap memperkeruh ketegangan di Asia Timur Laut dan kawasan Asia-Pasifik secara keseluruhan.
Lavrov juga menyampaikan Presiden Putin berharap akan ada kontak langsung lanjutan dalam waktu dekat, menunjukkan intensitas kerja sama kedua negara yang terus berlanjut.
Menjelang kunjungan tersebut, Rusia mengumumkan pembukaan penerbangan dua kali seminggu antara Moskow dan Pyongyang, sebagai bagian dari peningkatan konektivitas kedua negara.
Lavrov bahkan sempat memuji Wonsan sebagai “tujuan wisata yang menarik,” dan berharap tempat itu akan “populer, bukan hanya bagi warga lokal tetapi juga wisatawan dari Rusia.” (AFP/Z-2)
Presiden Belarusia Lukashenko memberi hadiah senapan otomatis kepada Kim Jong Un di Pyongyang.
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Benarkah Kim Ju Ae disiapkan menjadi penerus Kim Jong Un? Simak analisis terbaru dari Kongres Partai Korea Utara dan laporan intelijen terkait sosok putri misterius ini.
PEMIMPIN tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, membuka peluang perbaikan hubungan dengan Amerika Serikat.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved