Kamis 11 Juni 2020, 10:24 WIB

IHSG Dibuka Melemah karena The Fed Tahan Suku Bunga Acuan

Antara | Ekonomi
IHSG Dibuka Melemah karena The Fed Tahan Suku Bunga Acuan

ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi masih lanjut bergerak melemah.

 

INDEKS Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi masih lanjut bergerak melemah usai bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed), menahan suku bunga acuan.

Pada pukul 09.27 WIB IHSG melemah 34,9 poin atau 0,71% ke posisi 4.885,78. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 5,29 poin atau 0,7% menjadi 753,65.

"Mendapatkan arahan negatif dari bursa global, IHSG diperkirakan masih akan melemah dan bergerak dalam rentang support resistance 4.800-4.950 pada hari ini," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam laporan yang dikutip di Jakarta, Kamis.

Dari eksternal, hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan suku bunga acuan The Fed tetap pada level 0,25% dan mengindikasikan akan tetap pada level tersebut hingga hingga 2022 atau hingga perekonomian pulih dari efek pandemi.

Dari dalam negeri, investor juga akan mencermati perkembangan jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia di tengah upaya pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah.

Pelonggaran PSBB diperkirakan dapat memberikan dampak positif bagi kondisi ekonomi Indonesia, namun dikhawatirkan dapat memicu peningkatan kasus positif covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Usai Pertemuan The Fed, Wall Street Ditutup Bervariasi

Jumlah konfirmasi positif COVID-19 di Tanah Air bertambah sebanyak 1.241 orang, sementara pasien yang sembuh meningkat 715 orang per Rabu (10/6) kemarin.

Total kasus positif covid-19 menjadi 34.316 orang dan pasien sembuh menjadi 12.129 orang, sementara kasus meninggal akibat covid-19 tersebut bertambah 36 orang menjadi 1.959 jiwa.

Kasus positif baru per Rabu tersebut di Indonesia mencapai angka tertinggi sejak kasus pertama pada 2 Mei 2020.

Mempertimbangkan sentimen di atas, investor disarankan sebaiknya tetap waspada terhadap pelemahan sejumlah saham-saham yang secara teknikal sudah memberikan indikasi kondisi jenuh beli (overbought), yang diperkirakan akan melemah hari ini.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 241,79 poin atau 1,05% ke 23.883,16, Indeks Hang Seng turun 69,01 poin atau 0,28% menjadi 24.980,72, dan Indeks Straits Times melemah 50,13 poin atau 1,79% ke 2.750,44. (A-2)

Baca Juga

AFP/ROSLAN RAHMAN

Singapore Airlines Uji Coba Tes Covid-19 Prakeberangkatan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 26 Januari 2021, 10:11 WIB
Untuk saat ini, layanan test prakeberangkatan hanya tersedia untuk penumpang yang melakukan penerbangan dari Singapura, Jakarta, dan Medan...
ANTARA FOTO/Lucky

Menhub Bakal Adakan Tes Psikologi Khusus Pilot

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 26 Januari 2021, 10:10 WIB
"Kami siap memperhatikan soal keselamatan. Saya sudah sampaikan pada Dirjen (Perhubungan) Udara bahwa pilot harus ada tes psikologis...
MI/Nurul Hidayah

16.975 ekor Benur Sitaan Dilepasliarkan di Pandeglang

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 26 Januari 2021, 08:46 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali melepasliarkan benih lobster atau benur hasi sitaan sebanyak 16.975 ekor di Perairan Karang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya