Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH optmistis kebijakan stimulus Amerika Serikat untuk menangani pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi akan berefek positif bagi perekonomian dalam negeri.
Pasalnya, pulihnya ekonomi Negeri Paman Sam dinilai akan mendorong perekonomian negara lain, termasuk Indonesia.
Demikian dikatakan Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir saat dihubungi, Senin (8/3).
"Kalau ekonnomi AS recovery dengan stimulus tersebut berarti kan bagus untuk ekonomi Indonesia, karena akan meningkatkan permintaan terhadap barang-barang ekspor Indonesia," tuturnya.
Diketahui sebelumnya Senat AS menyetujui stimulus bantuan sebesar US$1,9 triliun untuk mengatasi pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi Negeri Paman Sam. Presiden AS Joe Biden memastikan kepada rakyatnya bantuan sedang dalam perjalan untuk dimanfaatkan.
Bantuan akan diberikan kepada setiap warga AS senilai US$1.400 dan US$350 miliar dialokasikan untuk pemerintah negara bagian dan lokal. Sedangkan US$130 miliar diarahkan untuk mendukung kegiatan pendidikan.
Selanjutnya dana sebesar US$49 miliar dialokasikan untuk pengujian dan penelitian vaksin covid-19 yang akan diperluas dan US$14 miliar sisanya untuk distribusi vaksin.
Iskandar menerangkan, kendati AS akan melakukan penerbitan obligasi yang menarik bagi investor untuk mendanai kebutuhan stimulus negaranya, pemerintah Indonesia meyakini hal itu tidak akan berpengaruh besar pada kondisi obligasi nasional.
"Yield bond kita kan tinggi sekali sampai 6% dibandingkan AS. Paling hanya fund manager yang mencoba profit taking dan mengganggu pasar, tapi sifatnya sangat temporer," imbuhnya.
"Secara keseluruhan mungkin (dampak stimulus AS) lebih baik untuk Indonesia, karena dapat meningkatkan pertumbuhan, khususnya dari pulihnya ekspor Indonesia ke AS," pungkasnya. (OL-8)
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan dampak stimulus yang digelontorkan pemerintah akan terlihat pada triwulan IV 2025.
Diskon tarif tol kerap diberikan pemerintah pada momen-momen libur panjang dalam rangka hari besar keagamaan maupun libur sekolah.
Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
BADAN Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati langkah penebalan stimulus fiskal guna menjaga daya beli masyarakat.
Rumah123 gelar Harpropnas Fest 2025 di Kota Kasablanka. Stimulus pajak dorong transaksi properti, harga turun hingga 30%, buyers market menguat.
Insentif tersebut bisa menjadi katalis transformasi sistemik, mulai dari peningkatan daya beli masyarakat, pembangunan industri hijau, hingga fondasi ekonomi rendah karbon di masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved