Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM perdagangan Kamis (8/4), nilai tukar rupiah ditutup melemah 40 poin di level 14.535 dari penutupan sebelumnya di 14.495. Tekanan ini karena dollar bergerak menguat terhadap mata uang lain, setelah Federal Reserve AS menegaskan kembali dukungan kebijakan mereka yang berkelanjutan dalam risalah rapat terbaru dan meningkatkan harapan untuk pemulihan ekonomi dari covid-19.
Risalah The Fed dari pertemuan Maret gagal menawarkan katalis baru untuk menentukan arah pasar dan tetap berhati-hati tentang jalan menuju pemulihan dari covid-19. Bank sentral menegaskan kembali janjinya untuk melanjutkan dukungan kebijakan moneter untuk ekonomi sampai pemulihan berada pada pijakan yang lebih kokoh, bahkan ketika langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya membuat pemulihan AS semakin cepat.
Para pejabat juga meremehkan risiko inflasi dari lonjakan imbal hasil Treasury baru-baru ini, berkeras bahwa lonjakan tersebut mencerminkan prospek pertumbuhan yang lebih kuat. "Komentar ini pada gilirannya mendorong investor untuk mengurangi posisi paling agresif mereka agar suku bunga mulai naik pada akhir 2022," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, Kamis (8/4).
Lebih banyak stimulus AS juga bisa terjadi saat Presiden AS Joe Biden meminta perusahaan AS untuk membayar sebagian besar dari tagihan senilai US$2 triliun lebih untuk rencana infrastruktur. Namun, dia menunjukkan kesediaan untuk merundingkan jumlah pasti yang harus dibayarkan. "Namun, beberapa investor tetap optimistis tentang prospek mata uang AS," kata Ibrahim.
Dari dalam negeri, kondisi sebagian wilayah Indonesia masih menerapkan PPKM mikro dan pandemi covid-19 terus melandai apalagi setelah rilis PDB kuartal pertama 2021 terkontraksi. Tapi, banyak kalangan, baik dari pemerintah maupun pengamat ekonomi, menaruh harapan yang kuat, bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua diperkirakan tumbuh positif dan ada secercah harapan akan mengalami lonjakan yang signifikan dan diperkirakan bisa melesat ke 7%-8% dibandingkan periode yang sama (yoy).
"Proyeksi tersebut didasarkan dari beberapa indikator perekonomian yang terus menunjukkan tren perbaikan, seperti peningkatan penjualan segmen kendaraan bermotor dalam beberapa waktu terakhir. Menyusul pemberlakuan insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) 0% sejak 1 Maret lalu," kata Ibrahim.
Selain itu, pemberlakuan pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah atau PPN DTP untuk penjualan rumah diyakini turut mendongkrak kinerja sektor properti sehingga turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2020. Pemerintah tetap mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 yang cukup besar, yaitu Rp699,43 triliun. Jumlahnya naik 21% dari realisasi PEN 2020 sebesar Rp579,78 triliun atau setara 83,39% dari pagu Rp695,2 triliun pada tahun lalu.
"Namun kunci sukses pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua nanti harus dibarengi dengan kontrol ketat terhadap penyebaran covid-19. Apabila penyebaran virus mematikan tidak bisa terkontrol, akan menghambat pertumbuhan ekonomi sehingga angka 7% sampai 8% hanya tinggal kenangan," kata Ibrahim. (OL-14)
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Ia memaparkan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak perang Israel-AS vs Iran tercatat sebesar 0,3%.
Rupiah ditutup melemah ke 16.886 per dolar AS hari ini (11/3). Simak analisis dampak geopolitik Timur Tengah dan kebijakan Bank Indonesia terhadap kurs.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Kurs rupiah hari ini (10/3/2026) menguat ke 16.863 per dolar AS. Cek analisis dampak pernyataan Donald Trump soal konflik Iran terhadap nilai tukar.
Garda Revolusi Iran (IRGC) bersumpah tidak akan berhenti menyerang pangkalan AS dan Israel sampai musuh dikalahkan total. Simak update situasi terbaru di sini.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan Iran hanya mengincar kemenangan atas AS dan Israel. Ia menuntut ganti rugi serangan dan pencabutan sanksi ekonomi.
Iran berencana menyerang pusat data dan infrastruktur serat optik di negara Arab yang digunakan militer AS. Ketegangan Timur Tengah meningkat pascaserangan Israel.
Presiden Masoud Pezeshkian ungkap 3 syarat akhiri perang dengan AS dan Israel. Militer Iran ancam serang titik ekonomi di Teluk Persia jika pelabuhan diincar.
PEMERINTAH Iran memperingatkan akan menindak keras demonstrasi anti-pemerintah di tengah perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved