Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS) melemah terdahap mata uang lainnya pada perdagangan Selasa (18/5). Hal ini disebabkan investor yakin bahwa Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
Serta, adanya kekhawatiran atas laju pemulihan global yang merayap kembali menyusul gejolak kasus covid-19 di beberapa negara Asia.
"Pandemi ini memusnahkan "seluruh keluarga" di wilayah India. Lebih banyak orang mengatakan skala krisis jauh lebih besar daripada yang diungkapkan angka resmi," ujar Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, Selasa (18/5).
Baca juga: Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal Kedua Capai 7%
"Forum Ekonomi Dunia (WEF) membatalkan pertemuan tahunan yang rencananya diadakan pada Agustus ini di Singapura. Sementara kasus di Thailand sedang melonjak," imbuhnya.
Investor akan beralih ke risalah dari pertemuan April The Fed pada Rabu waktu setempat. Tujuannya, melihat petunjuk potensial pandangan pejabat tentang pemulihan dan bagaimana mereka mendefinisikan "sementara" terkait kenaikan inflasi.
Wakil Ketua The Fed Richard Clarida menyebut laporan pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan April, menunjukkan ekonomi belum mencapai ambang batas untuk mengurangi pembelian obligasi besar-besaran bank sentral.
Sementara itu, Presiden Fed Bank of Dallas Robert Kaplan mengatakan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan, serta efek dasar akan berkontribusi pada peningkatan inflasi pada tahun ini. Namun, dia memperkirakan tekanan harga mereda pada 2022.
Baca juga: Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal II 2021 Masuk Jalur Positif
Dia juga mendesak The Fed untuk menormalisasi kebijakan, serta mengharapkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) AS sebesar 6,5% pada tahun ini. Dari sisi domestik, dalam perdagangan Selasa (18/5) ini, rupiah ditutup menguat tipis 10 poin di level Rp14.272 per dolar AS, dari penutupan sebelumnya di level Rp14.285 per dolar AS pada Senin (17/5).
Pemerintah Indonesia kembali menyuarakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan tumbuh 7% pada kuartal II 2021. "Namun, impian tersebut masih bertolak belakang dengan realisasi pertumbuhan ekonomi di kuartal i 2021 yang masih terjebak resesi. Tercatat, laju ekonomi masih minus 0,74% dalam tiga bulan pertama tahun ini," papar Ibrahim.
Ada 3 strategi utama pemerintah mendorong pemulihan ekonomi, yaitu mempertahankan daya beli masyarakat menengah ke bawah. Lalu, percepatan vaksinasi untuk mendorong kepercayaan masyarakat dan pembatasan kegiatan skala mikro untuk mencegah penyebaran covid-19.(OL-11)
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved