Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani menanggapi soal keputusan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve yang menurunkan suku bunga acuan sebesar 0,25% pada Rabu (18/9) waktu setempat.
Sri Mulyani mengatakan penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh The Fed harus dipahami sebagai kebijakan responsif atas dinamika ekonomi global yang saat ini sedang terjadi.
"Yang dilakukan oleh the Fed, maupun nanti kebijakan-kebijakan yang diambil bank sentral di Eropa, Jepang, RRT (Republik Rakyat Tiongkok), itu semua untuk mengantisipasi ekonomi yang mereka sudah lihat," ujar Sri Mulyani di ICE BSD, Tangerang, Kamis (19/9).
Kebijakan itu, lanjut dia, merupakan bentuk antisipasi terhadap perubahan kebijakan fiskal yang dilakukan di masing-masing negara.
Untuk itu, Indonesia akan terus melihat perkembangan yang terjadi hingga tahun depan.
"Mungkin kita tidak perlu harus terus menerus bereaksi terhadap keputusan di setiap stage," tuturnya.
Baca juga: Pasar Saham Gelisah Menanti Pidato Gubernur The Fed
Mantan Managing Director World Bank itu berpendapat lack effect di setiap negara akan berdampak berbeda atas kebijakan the Fed tersebut.
Ia tak ambil pusing soal penurunan suku bunga acuan itu, sebab menurutnya itu termasuk langkah antisipasi Amerika Serikat terkait tanda pelemahan ekonomi yang akan terjadi di negeri paman Sam itu pada 2020.
"Itu menyebabkan mereka harus mulai meresponnya dari sekarang. Sehingga mereka tidak behind the curve dan tentu ini merupakan policy yang tidak berdiri sekarang," imbuhnya.
"Karena kalau kita bicara pengelolaan ekonomi secara umum, di Amerika Serikat sentimen sekarang ini sangat didominasi tidak hanya dari kebijakan moneternya namun juga dari sisi kebijakan fiskal dan kebijakan perdagangan serta tentu dari sisi political economy mereka menjelang pemilu," pungkasnya.(OL-5)
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
(KPK) menduga uang kasus suap pajak turut mengalir ke oknum di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Anggota DPR RI menyebut kasus suap korupsi yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih.
KPK melakukan penelusuran penerimaan uang suap ke pejabat di Ditjen Pajak.
Budi enggan memerinci sosok yang tengah dibidik oleh penyidik. KPK sedang mencari keterlibatan pihak lain yang diduga memiliki peran dalam pengurangan pajak ini.
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
Sejumlah Senator Republik berbalik melawan Trump, mengancam akan memblokir nominasi petinggi The Fed sebagai protes atas investigasi kriminal terhadap Jerome Powell.
Tiga mantan ketua The Fed, termasuk Janet Yellen, mengecam investigasi kriminal terhadap Jerome Powell. Mereka menyebut aksi pemerintahan Trump ini mengancam fondasi ekonomi AS.
Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp16.780 per dolar AS. Pasar merespons ketidakpastian suku bunga The Fed dan invasi AS ke Venezuela.
IHSG menutup perdagangan Rabu (7/1) dengan penguatan ke level 8.944. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan stimulus Tiongkok menjadi penopang utama indeks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved