Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis keputusan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuannya akan mendorong masuknya aliran modal asing ke Indonesia.
"Insya Allah iya, karena dengan tekanan suku bunga yang menurun dari luar maka modal lebih mampu melihat secara realistis kesempatan di negara seperti kita. Indonesia relatif dalam keadaan cukup positif," katanya di Kantor Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, kemarin.
Hal itu disampaikannya menyikapi langkah The Fed pada Selasa (3/3) waktu setempat yang menurunkan kisaran target suku bunga dana federal sebesar 50 basis poin menjadi 1,00% hingga 1,25%. Alasan The Fed, wabah covid-19 berpotensi menimbulkan 'risiko yang berevolusi' terhadap kegiatan ekonomi.
Langkah The Fed tersebut, kata Sri, sebenarnya sudah terdeteksi sejak pertemuan G-20 beberapa waktu lalu. Sejumlah delegasi sudah memberi isyarat akan melonggarkan kebijakan fiskal seiring dengan merebaknya dampak virus korona yang makin menekan perekonomian global.
"Kalau kita lihat, reaksi dari para pembuat kebijakan ini sebenarnya sudah dideteksi waktu kita bicara di G-20. Secara global tentu baik karena bank-bank sentral dari seluruh dunia juga menurun-kan suku bunga," ujarnya.
Sri menuturkan Bank Indonesia (BI) yang lebih dulu menurunkan bunga acuan juga dilakukan untuk memitigasi dampak virus korona ke perekonomian Tanah Air.
"BI melakukan relaksasi dalam alat instrumennya dari sisi moneter, baik itu suku bunga maupun relaksasi GWM (giro wajib minimum). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga dari alat instrumennya yaitu melalui kolektibilitasnya yang dirilekskan," katanya.
Sri berharap, melalui kebijakan fiskal yang memberi insentif untuk mendorong konsumsi hingga produksi, serta keputusan BI ataupun OJK tersebut, mampu mengurangi dampak wabah virus korona secara maksimal.
"Ini semua kami lakukan moneter, OJK dan fiskal akan bersama-sama berusaha mengurangi dampak negatif semaksimal mungkin," tukasnya.
IHSG menguat
Dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan kemarin sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring ekspektasi atas pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral global.
IHSG masih bertahan di zona hijau dan berada di level 5.650,14 atau naik 131,51 poin (2,38%). Adapun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 30,57 poin atau 3,43% menjadi 922,51.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan penguatan IHSG itu lebih dipengaruhi faktor domestik, yakni faktor stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan. Hal itu menyebabkan data manufaktur PMI Indonesia kembali mengalami ekspansi dari sebelumnya kontraksi.
"Penguatan indeks juga didukung faktor stabilitas inflasi, serta komitmen pemerintah untuk menjalankan protokol kesehatan dari WHO dalam menangani dan mengatasi penyebaran covid-19. Itu direspons positif oleh pasar," ungkap Nafan.
Ia menambahkan, di sisi lain, kebijakan BI menurunkan giro wajib minimum (GWM) juga diapresiasi oleh pelaku pasar.
"Sementara dari eksternal ialah berkaitan dengan dimulainya era penurunan suku bunga acuan dari beberapa bank sentral negara-negara di dunia, seperti AS maupun Australia," pungkasnya. (Ant/E-2)
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved