Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DOLAR AS jatuh terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve membiarkan suku bunga tidak berubah dan mengulangi janji untuk melakukan apa yang diperlukan guna menopang perekonomian yang telah terpukul oleh penutupan bisnis karena virus korona baru.
"Federal Reserve berkomitmen untuk menggunakan berbagai alat guna mendukung ekonomi AS di masa yang penuh tantangan ini, dengan demikian mendorong lapangan kerja maksimum dan tujuan stabilitas harga," kata bank sentral dalam sebuah pernyataan di akhir pertemuan kebijakan dua hari.
Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,32% menjadi 99,544, tetapi bertahan di atas terendah dua minggu di 99,44 yang dicapai pada Selasa (28/4).
"Mereka tentu tidak ingin mengecewakan seseorang. Mereka berusaha keras untuk mengatakan bahwa mereka akan terus melakukan apa yang mereka lakukan," kata Marvin Loh, ahli strategi makro global senior di State Street Global Markets.
Dolar telah melemah lebih dari tiga persen setelah mencapai puncak lebih dari tiga tahun di 102,99 pada akhir Maret ketika bank sentral global meluncurkan langkah-langkah stimulus besar-besaran untuk melindungi ekonomi dari pandemi virus korona.
Baca juga: Wall Street Menghijau Ditopang Keputusan Fed dan Berita Antivirus
Pernyataan The Fed muncul setelah data sebelumnya pada Rabu (29/4) menunjukkan bahwa ekonomi AS mengalami kontraksi pada kuartal pertama.
Departemen Perdagangan mengatakan produk domestik bruto turun pada tingkat tahunan 4,8% pada periode Januari-ke-Maret setelah berkembang pada tingkat 2,1% dalam tiga bulan terakhir 2019.
Reaksi dolar terhadap data itu tidak 'besar' tetapi "Saya pikir itu akan menuangkan air dingin di atas harapan pemulihan bentuk-V. Dan saya pikir itu juga memvalidasi kekhawatiran bahwa pertumbuhan kuartal kedua bisa sejalan dengan beberapa perkiraan lebih buruk dari kontraksi 40%," kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions di Washington.
Greenback juga melemah karena peningkatan sentimen risiko setelah Gilead Sciences mengatakan obat eksperimental remdesivir antivirus membantu meningkatkan gejala pada pasien covid-19 yang diberi obat lebih awal.
Itu menambah optimisme bahwa bisnis di seluruh dunia lebih dekat dengan pembukaan kembali.
"Kami melihat semakin banyak obrolan tentang ekonomi yang dibuka di seluruh dunia, sehingga itu akan menyarankan bahwa reboot ekonomi global dapat terjadi lebih cepat daripada yang diperkirakan," kata Manimbo.
Dolar Australia, yang dipandang sebagai proksi untuk pertumbuhan global, melonjak 0,83% menjadi 0,6544 dolar AS. Dolar Australia sebelumnya mencapai 0,6551 dolar AS, tertinggi sejak 10 Maret.
Euro menguat 0,51 persen menjadi 1,0873 dolar sebelum pertemuan Bank Sentral Eropa pada Kamis waktu setempat. (A-2)
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
Presiden Donald Trump kembali menyuarakan dukungan atas penyelidikan terhadap Jerome Powell terkait proyek renovasi kantor Fed. Trump juga mendesak penurunan suku bunga.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved