Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
GLOBAL Market Economist Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai tekanan inflasi yang meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri menjadi salah satu alasan utama Bank Indonesia menahan suku bunga acuan. Pada bulan ini, BI Rate masih bertahan di level 4,75%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Januari 2026 mencapai 3,55% secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan inflasi Desember 2025 yang sebesar 2,92%. Angka inflasi bulan lalu berada di atas target bank sentral.
Myrdal memperkirakan inflasi masih berpotensi meningkat pada Februari dan Maret seiring faktor musiman Ramadan dan Idulfitri.
"Jadi, karena itulah BI Rate kelihatannya masih akan tetap terjaga stabil sampai kuartal pertama 2026,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (19/2).
Myrdal meramalkan pada kuartal kedua 2026 suku bunga acuan juga berpeluang tetap bertahan. Hal ini dipengaruhi oleh tekanan terhadap nilai tukar rupiah akibat meningkatnya permintaan valas untuk kebutuhan pembayaran dividen. Sementara itu, dari sisi impor masih sangat bergantung pada perkembangan aktivitas ekonomi domestik.
Myrdal menilai perbankan juga menghadapi tantangan karena penurunan suku bunga kredit berlangsung lambat.
“Bagi perbankan, saya rasa dengan kondisi penurunan bunga kredit yang lambat, mereka bertahan juga untuk laju kreditnya. Karena ya sejauh ini juga untuk suku bunga kredit juga kan masih banyak belum berubah,” katanya.
Karena itu, perbankan didorong mencari peluang dari sektor-sektor yang sejalan dengan program prioritas pembangunan pemerintah. Ia menambahkan, ruang penurunan BI-Rate masih terbuka apabila inflasi kembali melandai setelah periode musiman berlalu dan nilai tukar rupiah stabil di bawah atau sejalan dengan asumsi APBN di kisaran Rp16.500 per dolar AS.
“Nanti kalau suku bunganya lebih rendah lagi dan penurunannya lebih agresif, terutama jika inflasi sudah mulai melandai, lalu dari sisi perkembangan nilai tukar rupiahnya juga sudah stabil, saya rasa ya BI Rate bisa lebih rendah lagi,” ucapnya.
Penurunan suku bunga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan. Myrdal menilai, kondisi tersebut akan memperkuat fungsi intermediasi perbankan sehingga penyaluran kredit pada tahun ini berpotensi meningkat dibandingkan capaian tahun lalu.
"Jika pada tahun sebelumnya kredit hanya tumbuh sekitar 9,7%, maka pada tahun ini pertumbuhannya diperkirakan dapat menembus kisaran 10%," harapnya.
Ia menambahkan, akselerasi kredit sangat bergantung pada efektivitas pelaksanaan program-program ekonomi pemerintah serta iklim usaha yang kondusif bagi sektor swasta. Dengan dukungan tersebut, pertumbuhan kredit diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak utama perekonomian.
Terpisah, Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman berpandangan inflasi di atas 3% hanya bersifat semu. Ia menegaskan inflasi sepanjang 2026 diperkirakan tetap terkendali dan bahkan berada di bawah level 3%. Kenaikan inflasi pada awal tahun dinilai sebagai dampak lanjutan dari kebijakan diskon tarif listrik yang diberikan pada 2025.
Dampak kebijakan tersebut masih terasa pada Januari hingga Maret 2026 sehingga mendorong inflasi pada awal tahun. Pada Januari, inflasi yang tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 3,55%.
"Meski ini sedikit di atas target inflasi kita, tapi ini sifatnya sementara," kata Aida
Pihaknya memperkirakan kondisi inflasi menjelang Ramadan dan Idulfitri dinilai masih tetap terjaga. Meski demikian, masih terdapat dampak dari komponen administered price, khususnya efek diskon listrik pada tahun lalu, sehingga inflasi diperkirakan sedikit berada di atas level 3%.
"Setelah periode tersebut, inflasi diproyeksikan kembali bergerak menurun dan tetap berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia sepanjang 2026," harapnya.
Dari sisi pangan, pasokan juga terpantau aman. Saat ini sejumlah komoditas hortikultura seperti bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit tengah memasuki musim panen. Bank Indonesia pun terus melakukan monitoring mingguan terhadap pergerakan harga, dan hasilnya masih berada dalam kisaran proyeksi yang telah ditetapkan.
Ke depan, Bank Indonesia akan semakin memperkuat koordinasi dengan pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP-TPID). Selain itu, peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) menjadi langkah lanjutan untuk memperkokoh ketahanan pangan, terutama melalui penguatan sisi pasokan dan kelancaran distribusi.
"Peluncuran ini akan berlanjut dengan launching-launching bersama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan inflasi yang terjaga termasuk pada saat Ramadan dan Idulfitri,” pungkasnya. (Ins/P-3)
Bank Indonesia menahan BI-Rate di 4,75% untuk stabilkan rupiah di tengah gejolak global. Rupiah Rp16.880 per dolar AS, BI nilai masih undervalued.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
IHSG hari ini (18/2/2026) melonjak 1,19% ke level 8.310,23. Pasar optimis menanti hasil RDG Bank Indonesia dan rilis data kredit. Cek saham top gainers di sini.
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan masih terbuka peluang penurunan lanjutan suku bunga acuan atau BI Rate pada tahun ini.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Bank Indonesia menahan BI-Rate di 4,75% untuk stabilkan rupiah di tengah gejolak global. Rupiah Rp16.880 per dolar AS, BI nilai masih undervalued.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Update harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati per 18 Februari 2026. Harga cabai rawit merah mulai turun ke Rp80.000/kg jelang Ramadan 1447 H.
Pantau harga pangan terbaru hari ini 18 Februari 2026. Cabai rawit merah tembus Rp88.600/kg, telur ayam Rp32.200/kg. Cek daftar lengkap harga sembako PIHPS di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved