Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

IHSG Sore Ini Ditutup Menguat Jelang Pengumuman BI Rate

Media Indonesia
18/2/2026 17:25
IHSG Sore Ini Ditutup Menguat Jelang Pengumuman BI Rate
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026).(Antara/Muhammad Adimaja)

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Rabu (18/2/2026) mencatatkan performa gemilang. IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 97,96 poin atau 1,19 persen ke posisi 8.310,23 didorong oleh optimisme pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik.

Tidak hanya indeks sektoral, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga turut terkerek naik 8,86 poin atau 1,07 persen ke posisi 838,53. Pergerakan positif ini terjadi di tengah volume transaksi yang cukup masif mencapai Rp25,33 triliun.

Statistik Perdagangan IHSG (18 Februari 2026)

Frekuensi Transaksi 3.201.815 kali
Volume Saham 52,75 Miliar Lembar
Nilai Transaksi Mata Uang Rupiah 25,33 Triliun
Kondisi Saham 454 Naik, 216 Turun, 145 Stagnan

Menanti Hasil RDG Bank Indonesia dan Data Kredit

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa penguatan IHSG hari ini dipicu oleh euforia pasar pascalibur panjang. Pelaku pasar menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap fundamental ekonomi nasional, antisipasi kinerja emiten tahunan, serta prospek pembagian dividen menjadi faktor pendukung utama.

Fokus utama investor saat ini tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan diumumkan pada Kamis (19/2). Konsensus pasar memperkirakan BI akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen, Deposit Facility Rate di 3,75 persen, dan Lending Facility Rate di 5,5 persen.

Selain itu, pasar menantikan rilis data pertumbuhan kredit periode Januari 2026 yang diproyeksikan cenderung stabil di level 9,6 persen. Data ini dianggap krusial untuk mengukur daya beli dan ekspansi dunia usaha di awal tahun.

Sektor Transportasi Memimpin, Seluruh Sektor Menguat

Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor (11 sektor) berhasil ditutup di zona hijau. Sektor transportasi & logistik menjadi motor utama penguatan dengan kenaikan tajam sebesar 3,12 persen. Posisi ini diikuti oleh sektor energi yang naik 2,31 persen serta sektor barang konsumen non-primer sebesar 1,86 persen.

Adapun saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar (Top Gainers) adalah BIPI, PART, INDS, BULL, dan PSKT. Sebaliknya, saham-saham yang mengalami pelemahan terdalam (Top Losers) yakni HILL, KPIG, SOFA, SGRO, dan BAIK.

Sentimen Global: Investasi Jepang di AS dan Bursa Asia

Dari kancah internasional, komitmen investasi Jepang di Amerika Serikat menjadi sorotan. Jepang berencana menyuntikkan dana hampir 36 miliar dolar AS untuk proyek energi dan mineral di Texas, Ohio, dan Georgia sebagai tahap pertama dari total janji investasi 550 miliar dolar AS guna mendapatkan keringanan tarif.

Di kawasan Asia, indeks Nikkei Jepang ditutup menguat 577,30 poin atau 1,02 persen ke level 57.143,80. Sementara itu, bursa utama lain seperti Shanghai (Tiongkok), Hang Seng (Hong Kong), dan Straits Times (Singapura) terpantau masih libur dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Secara teknikal, keberhasilan IHSG menembus level psikologis 8.300 memberikan sinyal positif untuk kelanjutan tren bullish pada perdagangan esok hari, bergantung pada hasil kebijakan moneter Bank Indonesia. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya