Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/2/2026) sore ditutup menguat signifikan. Lonjakan ini terjadi seiring dengan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap prospek pasar modal Indonesia di awal tahun 2026.
IHSG resmi ditutup menguat 159,23 poin atau 1,96 persen ke posisi 8.290,96. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turut naik 12,50 poin atau 1,51 persen ke posisi 841,94.
Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor mencatatkan penguatan. Sektor energi menjadi pemimpin dengan kenaikan mencapai 5,76 persen. Berikut adalah rincian performa sektor-sektor utama:
Dari kawasan Asia, pasar mencermati data inflasi Tiongkok yang melambat menjadi 0,2 persen (yoy) pada Januari 2026. Angka ini di bawah estimasi pasar sebesar 0,4 persen dan merupakan level terendah sejak Oktober 2025.
Sementara dari pasar global, perhatian tertuju pada rilis data Existing Home Sales Amerika Serikat (AS) pada Januari 2026 yang diperkirakan kontraksi 3,40 persen (mtm). Koreksi ini dinilai sebagai normalisasi setelah pertumbuhan kuat 5,10 persen pada bulan sebelumnya.
| Indikator | Nilai/Jumlah |
|---|---|
| Frekuensi Transaksi | 3.404.951 kali |
| Volume Saham | 62,06 Miliar Lembar |
| Nilai Transaksi | Rp29,80 Triliun |
| Saham Menguat | 544 Saham |
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar (Top Gainer) adalah PIPA, PADI, TRUE, MINA, dan RAJA. Di sisi lain, saham-saham yang masuk dalam daftar Top Loser adalah SPRE, LION, VAST, DEFI, dan ALKA.
Untuk perdagangan Kamis (12/2/2026) besok, IHSG diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan dan mencoba menguji level resisten di rentang 8.350 hingga 8.400.
Apa penyebab utama IHSG naik hari ini?
Penyebab utama meliputi laporan keuangan emiten yang positif, penguatan mata uang rupiah, serta lonjakan signifikan di sektor energi.
Bagaimana performa bursa regional Asia lain?
Mayoritas bursa Asia menguat, termasuk Shanghai (0,09%), Hang Seng (0,31%), dan Strait Times (0,41%). Bursa Nikkei Jepang tutup karena hari libur nasional. (Ant/I-2)
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG anjlok ke 7.500-an imbas konflik Iran! Cek rekomendasi saham energi (MEDC, ADRO, ELSA) dan strategi investasi Maret 2026 di sini.
IHSG mengalami penurunan tajam setelah sempat menembus level 7.500 dan kini bergerak di bawah 8.000. Pelemahan ini dinilai sebagai dampak akumulasi tekanan global.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak dalam tekanan pada perdagangan Rabu (4/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved