Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

IHSG Menguat Dipicu Kabar AS Kirim Proposal ke Iran untuk Akhiri Perang

Media Indonesia
25/3/2026 19:59
IHSG Menguat Dipicu Kabar AS Kirim Proposal ke Iran untuk Akhiri Perang
Ilustrasi: Pengunjung melintas di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta(MI/SUSANTO)

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Rabu (25/3) sore. Sentimen positif didorong oleh laporan mengenai upaya diplomatik Amerika Serikat (AS) yang mengajukan proposal 15 poin kepada Iran guna mengakhiri konflik di Timur Tengah.

IHSG menguat 195,28 poin atau 2,75% ke posisi 7.302,12. Sejalan dengan itu, indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) juga naik 24,04 poin atau 3,33% ke posisi 764,45.

“Bursa Asia di dominasi penguatan seiring meningkatnya optimisme terhadap potensi penyelesaian konflik di Timur Tengah, setelah muncul laporan bahwa AS tengah mengupayakan pembicaraan dengan Iran,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, dalam kajiannya dikutip dari Antara, Rabu (25/3).

Optimisme pasar muncul setelah The New York Times melaporkan Washington telah mengirimkan proposal berisi 15 poin kepada Teheran. Sementara itu, media Israel menyebut AS tengah mengupayakan gencatan senjata selama satu bulan untuk memfasilitasi negosiasi yang direncanakan berlangsung secepatnya pada Kamis (26/3).

Laporan tersebut telah mendorong koreksi harga minyak mentah dunia, yaitu minyak WTI melemah sekitar 5% ke level 87 dolar AS per barel dan minyak Brent melemah lebih dari 6% ke level 98 dolar AS per barel pada Rabu sore (25/3).

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa langkah efisiensi di berbagai kementerian dapat menghemat pengeluaran negara hingga Rp80 triliun. Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan pengurangan frekuensi distribusi makan harian yang berpotensi menghemat Rp40 triliun, meski masih menunggu keputusan final Presiden Prabowo.

Hingga saat ini, pemerintah tengah mengkaji sejumlah langkah untuk meredam dampak kenaikan harga minyak mentah dunia, diantaranya dengan strategi ketahanan fiskal dengan memanfaatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan optimalisasi pajak dan PNBP dari sektor komoditas.

Selain itu, pemerintah juga mengkaji strategi penghematan dan konsumsi energi dengan opsi penerapan Work From Home (WFH) dan pembatasan belanja kementerian.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat dipimpin oleh sektor industri (+5,98%) dan sektor energi (+5,15%). Sementara itu, sektor barang baku dan kesehatan mengalami pelemahan tipis masing-masing 0,17% dan 0,12%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ESTI, ICON, BELL, WOWS dan SOTS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ROCK, NZIA, ALKA, PSDN dan EMAS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.130.470 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 38,44 miliar lembar saham senilai Rp25,92 triliun. Sebanyak 574 saham naik, 148 saham menurun, dan 101 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 1.474,72 poin atau 2,82% ke 53.727,00, indeks Shanghai menguat 50,56 poin atau 1,30% ke 3.931,84 indeks Hang Seng menguat 272,24 poin atau 1,09% ke posisi 25,335,95, dan indeks Straits Times menguat 42,11 poin atau 0,87% ke posisi 4.904,54.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya