Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PT BSA Logistics Indonesia resmi menjadi perusahaan pertama yang melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2026. Perusahaan yang akan menggunakan kode saham WBSA ini menetapkan harga penawaran awal di kisaran Rp150 hingga Rp170 per saham.
Berdasarkan keterbukaan informasi di BEI, Rabu (25/3), perseroan melepas sebanyak-banyaknya 1,8 miliar saham baru. Jumlah ini setara dengan 20,75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan skema tersebut, WBSA berpotensi meraup dana segar maksimal sebesar Rp306 miliar.
Langkah IPO ini bukan sekadar mencari modal kerja. WBSA memiliki agenda ekspansi yang konkret. Sekitar Rp215 miliar dari dana hasil IPO akan dialokasikan untuk mengakuisisi 191.250 lembar saham (99,99%) PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL).
Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem logistik perusahaan, terutama dalam layanan multimoda. Sisanya akan digunakan untuk memperkuat modal kerja guna mendukung operasional rutin dan menjaga likuiditas perusahaan tetap sehat.
Sebelum melantai di bursa, kepemilikan WBSA didominasi oleh Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd sebesar 99,69% dan PT Permata Gandaria Indah sebesar 0,31%. Setelah proses IPO selesai, porsi kepemilikan masyarakat akan mencapai 20,75%, sementara Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd akan memegang 79,01% saham.
Dalam memuluskan aksi korporasi ini, WBSA menunjuk PT OCBC Sekuritas Indonesia dan PT Semesta Indovest Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Kehadiran WBSA sebagai emiten perdana di 2026 diharapkan menjadi katalis positif bagi iklim investasi di pasar modal Indonesia, khususnya pada sektor transportasi dan logistik yang terus bertumbuh. (Ant/Z-10)
Ade Safri menyebut penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti yang terkait dengan penawaran umum perdana atau IPO sebuah saham.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki ruang yang cukup besar ke depan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; “Superbank”), bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, hari ini resmi mencatatkan saham perdananya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved