Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BURSA Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada kuartal I 2026.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Nyoman Gede Yetna mengatakan, kedua calon emiten tersebut berasal dari sektor infrastruktur dan pertambangan.
“Perusahaan mercusuar ada dua, masing-masing dari sektor infrastruktur dan pertambangan,” ujar Nyoman, dilansir dari Antara, Selasa (30/12).
Nyoman menegaskan, BEI tetap membuka peluang IPO bagi perusahaan dari berbagai sektor, tidak terbatas pada sektor tertentu, mulai dari industri hingga jasa keuangan.
Sebagai catatan, perusahaan mercusuar merupakan emiten dengan kapitalisasi pasar minimal Rp3 triliun serta porsi saham publik (free float) sekurang-kurangnya 15%.
Secara keseluruhan, BEI mencatat terdapat sembilan perusahaan yang masuk dalam antrean (pipeline) IPO untuk tahun 2026. Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 53/POJK.04/2017, enam perusahaan dalam pipeline tersebut masuk kategori skala besar dengan aset di atas Rp250 miliar. Sementara itu, satu perusahaan tergolong skala menengah dengan aset Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, serta dua perusahaan skala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar.
Nyoman juga melaporkan, hingga 24 Desember 2025, sebanyak 26 perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan total dana penghimpunan mencapai Rp18,11 triliun.
Dari sisi sektor, emiten yang melantai sepanjang 2025 berasal dari beragam bidang, antara lain sektor keuangan sebanyak tiga perusahaan, material dasar dua perusahaan, serta masing-masing satu perusahaan dari sektor energi, industri, teknologi, dan transportasi serta logistik.
Dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026, BEI menargetkan sebanyak 50 perusahaan dapat melakukan IPO sepanjang tahun depan. (Ant/Z-10)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Energi panas bumi yang dikelola PGE dipandang mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus mendukung peningkatan bauran EBT nasional.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
EMITEN manufaktur komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis akan dapat meraih target penjualan sebesar Rp6 triliun pada 2025.
USAI lepas status suspend, saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menembus batas auto rejection atas (ARA) selama enam hari berturut-turut. Investor
Pertumbuhan infrastruktur yang pesat, ditambah dengan ekspansi kawasan industri, semakin mempertegas prospek Cibarusah sebagai pusat investasi yang menjanjikan.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
KPK mengagendakan ulang pemeriksaan mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 2-6 Maret 2026 terkait dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api.
Permintaan terhadap rumah berkonsep premium di wilayah penyangga Jakarta terus meningkat, terutama di kawasan dengan akses dan infrastruktur yang berkembang pesat.
Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta menggelar seminar nasional bertajuk Beyond Construction in Indonesia (Operation and Maintaining Infrastructure in Ibu Kota Nusantara).
Pada tahun kedua kini fokus utama adalah memperluas dampak pembangunan melalui tiga pilar kebijakan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved