Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Seminar Nasional Soroti Pentingnya Operasi dan Pemeliharaan Infrastruktur di IKN

Andhika Prasetyo
21/2/2026 08:39
Seminar Nasional Soroti Pentingnya Operasi dan Pemeliharaan Infrastruktur di IKN
Kamajaya menggelar seminar nasional bertajuk Beyond Construction in Indonesia (Operation and Maintaining Infrastructure in Ibu Kota Nusantara).(Kamajaya)

Keluarga Alumni Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Kamajaya) menggelar seminar nasional bertajuk Beyond Construction in Indonesia (Operation and Maintaining Infrastructure in Ibu Kota Nusantara) sebagai upaya mendorong perubahan paradigma dalam pengelolaan infrastruktur. Seminar ini menyoroti bahwa selama ini para insinyur, baik di Indonesia maupun secara global, cenderung berfokus pada tahap perencanaan dan pembangunan. Padahal, setelah pembangunan selesai, aspek pengoperasian dan pemeliharaan kerap belum mendapatkan pendekatan profesional yang optimal.

Ketua Umum Pengurus Pusat Kamajaya Desiderius Viby Indrayana menegaskan bahwa fungsi infrastruktur baru benar-benar optimal ketika telah memasuki fase operasi dan pemeliharaan.

“Sebetulnya infrastruktur atau pun bangunan gedung maupun bangunan fisik itu baru muncul fungsi secara optimalnya setelah dia masuk pada fase layanan operation and maintaining,” ujarnya dalam sambutan, Jumat (20/2).

Ia menjelaskan bahwa pada tahap desain dan pembangunan, sebuah infrastruktur belum sepenuhnya memberikan layanan optimal. Justru fase operasi dan pemeliharaan menjadi tahap paling krusial karena di sanalah keandalan teknis serta efektivitas layanan diuji.

Menurutnya, Indonesia telah memiliki reputasi kuat dalam membangun berbagai struktur berskala besar maupun unik. Namun, tantangan berikutnya terletak pada kemampuan mengelola dan merawat infrastruktur tersebut agar tetap berfungsi sesuai rencana sepanjang masa layanannya. Dalam konteks ini, keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) dipandang sebagai peluang strategis untuk mengimplementasikan pendekatan baru dalam pengelolaan infrastruktur.

“IKN Nusantara boleh dibilang sebagai laboratorium hidup untuk dapat mengimplementasikan seluruh ilmu-ilmu terbaru dari konstruksi tidak hanya pada paparan design dan pembangunannya namun juga pengelolaannya,” kata Viby.

Seminar ini menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan praktisi industri konstruksi dan properti, serta dihadiri lebih dari 200 peserta yang terdiri atas akademisi, praktisi, regulator, media, hingga pelaku industri konstruksi. Selain itu, acara turut dihadiri pimpinan akademik Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta, termasuk dekan dan perwakilan program doktor teknik sipil.

Melalui forum ini, diharapkan muncul kesadaran baru bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kualitas desain dan konstruksi, tetapi juga oleh kemampuan dalam mengoperasikan serta memelihara infrastruktur secara berkelanjutan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya