Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Hal itu disampaikan Jilah ketika menemui Jokowi di Kota Solo, Kamis (5/3/2026).
Jilah yang merupakan pemimpin pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), mengatakan ia telah menyampaikan isu tersebut dalam pertemuan tertutup 30 menit dengan ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka di kediaman Jokowi, Kamis, 5 Maret 2026. "Kami berharap kepastian Dayak Center," ujar dia kepada wartawan.
Awalnya, rombongan kecil dari Dayak itu menanyakan kelanjutan pembangunan IKN, dan kemudian melebar rencana pembangunan Dayak Center, yang dalam waktu lampu pernah dibicarakan dengan Jokowi.
"Aspirasi kami, pembangunan Dayak Center dapat segera terealisasi. Sebab warga Dayak sudah menunggu berdirinya Dayak Center di IKN. Kemungkinan dibangun tahun ini atau tahun depan. Kami harapkan bisa diteruskan ke pemerintah pusat," sambung Jilah.
Nantinya, keberadaan Dayak Center, diharapkan berdampak kepada perekonomian masyarakat Dayak. Saat rancangan, di Dayak Center akan ada galeri, dan UKM, yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.
"Dayak Center juga akan menampilkan budaya, adat, tradisi dan tarian Dayak. Respons Pak Jokowi sangat mendukung. Dayak Center harus ada di IKN," sambung dia sekali lagi. (H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved