Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global, didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik dengan Iran. IHSG hari ini dibuka naik 105,68 poin atau 1,44% ke level 7.443,05. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga menguat 9,98 poin atau 1,33% ke posisi 760,56.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengatakan sentimen pasar membaik setelah pernyataan Trump yang mengindikasikan operasi militer terhadap Iran hampir selesai.
“Pernyataan tersebut menurunkan premi risiko geopolitik dan memicu aksi short covering serta pembelian saat harga turun di pasar saham,” ujar Liza dalam risetnya di Jakarta.
Trump sebelumnya menyebut operasi militer terhadap Iran telah berjalan “very complete” dan konflik berlangsung lebih cepat dari perkiraan awal yang diperkirakan mencapai empat hingga lima minggu.
Penguatan pasar saham global juga dipicu oleh penurunan harga minyak dunia yang sebelumnya sempat mendekati US$120 per barel, namun kemudian turun ke kisaran US$90 per barel. Penurunan harga minyak terjadi setelah muncul laporan bahwa negara-negara G7 tengah membahas kemungkinan pelepasan cadangan minyak strategis untuk menambah pasokan global.
Pada perdagangan pagi pukul 09.20 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) tercatat turun 9,99 persen menjadi US$85,30 per barel, sementara minyak Brent turun 10,40 persen ke level US$88,67 per barel.
Selain itu, Amerika Serikat memberikan pengecualian sementara selama 30 hari untuk memungkinkan penjualan minyak Rusia yang tertahan di laut kepada India. Pemerintah AS juga mempertimbangkan pelepasan minyak dari Strategic Petroleum Reserve, yang saat ini menyimpan sekitar 415 juta barel minyak.
Meski sentimen pasar mulai membaik, Liza memperkirakan volatilitas masih akan tinggi karena pasar tetap mencermati dua risiko utama. Risiko pertama adalah potensi gangguan pasokan energi dari Selat Hormuz, jalur strategis yang menyalurkan sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia. Risiko kedua adalah kemungkinan stagflasi, setelah data tenaga kerja Amerika Serikat pekan lalu menunjukkan tanda-tanda pelemahan.
Saat ini pasar memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Juli sekitar 77 persen, berdasarkan indikator Fed Funds Futures, dengan pemangkasan suku bunga secara penuh diproyeksikan terjadi pada September.
Sejumlah negara juga mulai mengambil langkah untuk meredam dampak lonjakan harga energi. Tiongkok membatasi harga bahan bakar domestik, Korea Selatan mempertimbangkan kebijakan serupa untuk pertama kalinya dalam hampir 30 tahun, sementara Jepang menyiapkan kemungkinan pelepasan cadangan minyak serta penggunaan dana darurat pemerintah.
Di sisi lain, Pakistan menutup sekolah selama dua minggu dan mendorong kebijakan kerja dari rumah untuk menekan konsumsi bahan bakar. Sementara Hungaria menetapkan batas harga bahan bakar dan mendesak Uni Eropa untuk menangguhkan sanksi energi terhadap Rusia. (Ant/E-3)
IHSG merosot 76,53 poin atau 1,08% ke posisi 7.020,53. Senasib, indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) juga terkoreksi 11,00 poin atau 1,53% ke posisi 707,96.
Tekanan geopolitik kembali menghantam pasar keuangan global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot tajam pada perdagangan Kamis sore.
IHSG hari ini 25 Maret 2026 bangkit ke level 7.199 usai libur Lebaran. Simak analisis sektor energi yang melesat dan dampak sentimen global AS-Iran.
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (30/3) sore ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG merosot 76,53 poin atau 1,08% ke posisi 7.020,53. Senasib, indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) juga terkoreksi 11,00 poin atau 1,53% ke posisi 707,96.
IHSG mencatat penguatan signifikan sebesar 2,75% ke level 7.302, didorong oleh kombinasi sentimen fiskal domestik yang positif serta masuknya aliran dana asing.
IHSG menguat pada awal perdagangan usai libur panjang Nyepi dan Lebaran.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved