Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami koreksi dalam pada penutupan perdagangan Rabu, 4 Maret 2026. Indeks komposit nasional ini terjun bebas sebesar 362,70 poin atau 4,57 persen ke posisi 7.577,06.
Pelemahan ini dipicu oleh sentimen ganda yang menghantam pasar modal secara bersamaan, yakni eskalasi ketegangan geopolitik di Asia Barat serta langkah Fitch Ratings yang merevisi prospek kredit Indonesia.
Lembaga pemeringkat global, Fitch Ratings, secara mengejutkan mengubah prospek (outlook) peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Meski peringkat utang tetap dipertahankan pada level BBB (investment grade), perubahan prospek ini memberikan sinyal peringatan bagi pasar keuangan.
Fitch menilai bahwa penguatan sentralisasi dalam pengambilan kebijakan berisiko memengaruhi konsistensi fiskal jangka menengah serta ketahanan eksternal Indonesia. Akibatnya, terjadi aksi jual masif atau capital outflow oleh investor asing yang kehilangan kepercayaan pada stabilitas domestik.
Head of Research PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi, menyebutkan bahwa dampak dari revisi ini adalah lonjakan biaya dana negara, pelemahan nilai tukar mata uang rupiah, dan aksi jual agresif investor asing pada sektor perbankan big caps.
Selain faktor domestik, kondisi pasar global juga sedang dalam mode risk-off. Eskalasi konflik di Timur Tengah, terutama ancaman penutupan Selat Hormuz oleh Iran, memicu kekhawatiran gangguan rantai pasok minyak dunia.
Lonjakan harga minyak mentah akibat ketegangan ini berpotensi mendorong inflasi global ke level yang lebih tinggi. Situasi tersebut memaksa bank sentral di berbagai belahan dunia untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat atau suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Dalam kondisi penuh ketidakpastian ini, investor cenderung mengalihkan dana mereka dari pasar saham negara berkembang (emerging markets) ke aset yang dianggap lebih aman (safe haven), seperti emas dan dolar AS.
Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas sektor saham di BEI kompak terkoreksi tanpa terkecuali. Berikut adalah tiga sektor dengan penurunan terdalam:
| Sektor Saham | Persentase Penurunan |
|---|---|
| Sektor Barang Baku | -7,39% |
| Sektor Transportasi & Logistik | -7,08% |
| Sektor Barang Konsumen Non-Primer | -6,35% |
Pelemahan ini juga sejalan dengan bursa saham di kawasan Asia yang mayoritas ditutup anjlok. Indeks Nikkei di Jepang memimpin pelemahan regional dengan merosot 3,61 persen ke level 58.057,19, diikuti oleh pelemahan signifikan di bursa Hang Seng (Hong Kong) dan Strait Times (Singapura).
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.892 per dolar AS dipicu eskalasi konflik Iran dan revisi outlook Fitch Ratings terhadap Indonesia menjadi negatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved