Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (17/3/2026) ditutup menguat, mengikuti tren positif bursa kawasan dan global. Kenaikan ini terjadi tepat sebelum pasar memasuki periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
IHSG mengakhiri perdagangan dengan kenaikan sebesar 84,55 poin atau 1,20 persen ke posisi 7.106,84. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga turut menguat 1,22 persen ke level 722,41.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menjelaskan bahwa sentimen utama berasal dari penguatan berkelanjutan di bursa Wall Street Amerika Serikat. Selain itu, pelaku pasar global optimistis bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga dalam pertemuan FOMC pekan ini.
Dari sisi komoditas, fluktuasi harga minyak akibat ketegangan di Teluk Persia serta dinamika hubungan diplomatik antara AS dan Tiongkok turut menjadi perhatian investor. Di dalam negeri, komitmen pemerintah terhadap disiplin fiskal dan keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen memberikan kepastian bagi pasar.
| Total Transaksi | 1.555.645 kali |
| Nilai Transaksi | Rp23,86 Triliun |
| Volume Saham | 30,92 Miliar Lembar |
| Pergerakan Saham | 457 Naik, 214 Turun, 148 Stagnan |
Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor mencatatkan penguatan. Sektor transportasi dan logistik memimpin kenaikan dengan 3,46 persen, disusul sektor barang baku (2,62 persen) dan infrastruktur (2,10 persen). Namun, sektor keuangan justru mengalami pelemahan terdalam sebesar 0,31 persen.
Berikut adalah daftar saham dengan performa signifikan hari ini:
Investor perlu memperhatikan bahwa perdagangan saham di BEI akan diliburkan mulai Rabu, 18 Maret 2026. Aktivitas pasar modal akan kembali dibuka pada pekan depan, yakni Rabu, 25 Maret 2026, setelah peringatan Hari Raya Nyepi dan libur bersama Idul Fitri 1447 H.
Penutupan IHSG di zona hijau ini memberikan sinyal positif bagi kepercayaan investor domestik meskipun pasar akan memasuki masa jeda yang cukup lama. (Ant/I-2)
IHSG ditutup menguat 1,41% ke level 7.440,91 pada 10 Maret 2026. Dipicu koreksi harga minyak global dan data penjualan ritel domestik yang melonjak 5,7%.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Nilai tukar rupiah ditutup stagnan Rp16.997 per dolar AS hari ini (17/3). Cek hasil RDG Bank Indonesia terkait BI-Rate dan dampak pernyataan dovish Gubernur BI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved