Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (12/2/2026) sore ditutup ke zona merah. Pelemahan ini dipicu oleh aksi profit taking atau ambil untung oleh para pelaku pasar menjelang periode libur panjang (long weekend) Tahun Baru Imlek 2026.
Mengutip data perdagangan Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup melemah 25,62 poin atau 0,31 persen ke posisi 8.265,35. Senada dengan indeks acuan, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga mengalami koreksi sebesar 2,54 poin atau 0,30 persen ke posisi 839,40.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa koreksi ini merupakan hal yang wajar setelah pasar mengalami reli kenaikan selama tiga hari berturut-turut. "IHSG ditutup melemah didorong oleh aksi ambil untung menjelang long weekend. Investor saat ini cenderung menerapkan strategi trading jangka pendek di tengah ketidakpastian pasar," ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta.
Kondisi pasar modal dalam negeri juga tengah mencermati respon pemerintah terhadap keputusan lembaga pemeringkat internasional, Moody's Ratings. Baru-baru ini, Moody's menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari 'Stabil' menjadi 'Negatif'.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyelenggarakan sarasehan ekonomi pada Jumat (13/2/2026). Pertemuan ini bertujuan memberikan penjelasan komprehensif mengenai ketahanan ekonomi nasional serta langkah strategis pemerintah dalam menghadapi dinamika global.
Dari sisi global, pelaku pasar masih bersikap wait and see menanti rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) periode Januari 2026. Konsensus pasar memprediksi inflasi AS akan melambat menjadi 2,5 persen secara tahunan (yoy), dibandingkan Desember 2025 yang berada di angka 2,7 persen (yoy).
Data inflasi ini menjadi indikator krusial bagi investor untuk memprediksi arah kebijakan moneter The Fed, terutama setelah data non-farm payrolls AS tercatat lebih kuat dari perkiraan semula.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, mayoritas sektor terkoreksi. Sektor kesehatan mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,21 persen. Namun, beberapa sektor masih mampu bertahan di zona hijau, dipimpin oleh sektor barang baku yang naik 1,42 persen.
| Indikator | Catatan |
|---|---|
| Volume Perdagangan | 43,26 Miliar Lembar Saham |
| Nilai Transaksi | Rp23,84 Triliun |
| Frekuensi | 3.024.785 Kali Transaksi |
| Pergerakan Saham | 294 Naik, 384 Turun, 144 Stagnan |
Beberapa saham yang mencatatkan penguatan signifikan (top gainers) antara lain LAPD, ZATA, INDS, CSMI, dan ESTI. Sebaliknya, jajaran saham yang mengalami tekanan jual terbesar (top losers) meliputi HILL, PACK, SPRE, TRIN, dan KPIG.
Pelemahan IHSG sejalan dengan variasi pergerakan bursa saham di kawasan Asia sore ini:
IHSG hari ini, 8 Januari 2026, gagal bertahan di level psikologis 9.000 dan ditutup melemah. Sektor bahan baku dan teknologi jadi pemberat utama.
IHSG menutup perdagangan perdana tahun 2026, Jumat (2/1), dengan performa impresif. Indeks komposit melesat 101,19 poin (1,17%) ke level 8.748,13.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved