Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah signifikan pada perdagangan Kamis (26/2/2026). Sentimen negatif dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap kebijakan proteksionisme Amerika Serikat (AS) yang memberlakukan tarif impor tinggi terhadap sejumlah produk strategis asal Indonesia.
IHSG berakhir di zona merah dengan koreksi sebesar 86,97 poin atau 1,05 persen ke posisi 8.235,26. Pelemahan ini juga diikuti oleh indeks LQ45 yang turun 5,18 poin atau 0,61 persen ke level 837,89.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, mengungkapkan bahwa koreksi tajam ini merupakan reaksi langsung terhadap kebijakan Departemen Perdagangan AS. Washington secara resmi memberlakukan tarif atas sel dan panel surya yang diimpor dari India, Indonesia, dan Laos.
AS menetapkan tarif sebesar 104,38 persen untuk impor produk sel dan panel surya dari Indonesia. Langkah ini diambil karena industri panel surya di ketiga negara tersebut dianggap mendapatkan subsidi yang tidak adil oleh pemerintah setempat.
Secara spesifik, beberapa perusahaan Indonesia terkena dampak tarif individu yang sangat tinggi:
Selain isu panel surya, tekanan terhadap pasar modal Indonesia juga datang dari rencana Perwakilan Perdagangan AS (USTR) untuk membuka penyelidikan Pasal 301 (Section 301). Penyelidikan ini menyasar praktik perdagangan Indonesia di sektor perikanan, terutama terkait kapasitas industri dan subsidi.
Hasil temuan penyelidikan nantinya akan dibandingkan dengan langkah-langkah yang diambil Indonesia dalam memenuhi komitmen global. USTR kemudian akan membuat keputusan mengenai jenis tarif tambahan apa yang harus diterapkan. AS juga berencana menaikkan tarif bagi sejumlah negara mitra dari level 10 persen menjadi 15 persen atau lebih tinggi.
Berdasarkan data Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh atau sebelas sektor kompak berakhir di zona merah. Sektor transportasi & logistik memimpin pelemahan dengan penurunan sedalam 2,60 persen.
Posisi ini diikuti oleh sektor barang konsumen non-primer dan sektor barang baku yang masing-masing melemah 1,98 persen dan 1,74 persen. Di sisi lain, saham-saham yang masih mencatatkan penguatan terbesar (top gainers) antara lain MSKY, JAYA, DIVA, IFSH, dan STAR.
Data perdagangan mencatat frekuensi transaksi sebanyak 3.102.000 kali dengan volume 54,17 miliar lembar saham senilai Rp28,08 triliun. Sebanyak 594 saham mengalami penurunan harga, 157 saham naik, dan 207 saham lainnya tidak bergerak nilainya.
Koreksi IHSG hari ini mencerminkan tingginya sensitivitas pasar terhadap isu perdagangan internasional, terutama yang melibatkan mitra dagang utama seperti Amerika Serikat.
IHSG hari ini (20/2/2026) ditutup melemah di posisi 8.271,77. Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran di Timur Tengah terhadap pasar modal Indonesia.
IHSG hari ini ditutup melemah 0,44% ke level 8.274,08. Sektor teknologi anjlok paling dalam saat BI tahan suku bunga di 4,75%. Cek detail pasarnya di sini.
IHSG hari ini ditutup melemah 0,31% akibat profit taking jelang libur Imlek. Simak analisis pasar terkait outlook Moody's dan agenda ekonomi Presiden Prabowo.
IHSG hari ini, 8 Januari 2026, gagal bertahan di level psikologis 9.000 dan ditutup melemah. Sektor bahan baku dan teknologi jadi pemberat utama.
IHSG menutup perdagangan perdana tahun 2026, Jumat (2/1), dengan performa impresif. Indeks komposit melesat 101,19 poin (1,17%) ke level 8.748,13.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
IHSG hari ini ditutup melemah ke level 8.280,83. Simak analisis pemicu koreksi indeks, dampak kebijakan tarif AS, serta daftar saham top gainers dan losers.
IHSG Selasa (24/2/2026) dibuka menguat 31,97 poin atau 0,44% ke posisi 7.218,34. Simak analisis pergerakan bursa saham domestik hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved