Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1), berakhir antiklimaks. Sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) secara intraday dengan menembus level psikologis 9.000, indeks justru berbalik arah dan ditutup di zona merah akibat tekanan aksi ambil untung (profit taking) yang masif.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 0,22% atau turun 19,34 poin ke posisi 8.925,47. Padahal, pada sesi pertama perdagangan, indeks sempat melesat menyentuh level tertinggi harian di 9.002,92, yang menjadi rekor baru dalam sejarah pasar modal Indonesia.
Pelemahan IHSG hari ini terutama dipicu oleh koreksi tajam pada sektor bahan baku (basic materials) yang anjlok hingga 3,22%. Sektor teknologi juga turut memperberat langkah indeks dengan penurunan sebesar 1,10%. Sebaliknya, sektor transportasi dan logistik justru tampil perkasa dengan kenaikan 1,75%, diikuti sektor properti yang menguat 1,50%.
Statistik perdagangan mencatat volume transaksi yang cukup tinggi mencapai 55,14 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp29,06 triliun. Sebanyak 370 saham mengalami koreksi, 302 saham berhasil menguat, dan 138 saham stagnan.
Analis menilai pembalikan arah IHSG sore ini merupakan respons wajar pasar (koreksi sehat) setelah reli panjang di awal tahun 2026. Pelaku pasar memanfaatkan momentum level 9.000 untuk merealisasikan keuntungan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya sempat merespons positif capaian IHSG yang menembus 9.000 dengan optimisme tinggi. "To the moon," ujarnya, seraya memprediksi indeks bisa melampaui level 10.000 pada tahun ini didukung oleh fundamental ekonomi domestik yang solid dan kebijakan pemerintah yang sinkron.
Namun, sentimen global tetap menjadi perhatian. Pasar masih mewaspadai dinamika geopolitik dan kebijakan proteksionisme dari Presiden AS Donald Trump yang dikhawatirkan memicu ketidakpastian perdagangan global, meskipun sejauh ini fundamental Indonesia terbukti cukup tangguh menahan gejolak eksternal tersebut. (H-4)
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
IHSG ditutup anjlok 1,61% ke level 7.022 pada Senin (16/3/2026). Investor khawatir defisit fiskal melebar di atas 3% akibat tensi geopolitik & harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa deteksi 10 perusahaan lakukan underinvoicing. Kebocoran penerimaan negara segera ditutup demi target fiskal 2026.
Purbaya juga melihat saat ini belum ada urgensi penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk melebarkan defisit APBN.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui wacana pelebaran defisit APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui perihal wacana pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved