Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Purbaya belum Tahu soal Wacana Pelebaran Defisit APBN, Tunggu Perintah Presiden

Ihfa Firdausya
13/3/2026 14:17
Purbaya belum Tahu soal Wacana Pelebaran Defisit APBN, Tunggu Perintah Presiden
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa(Antara)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui perihal wacana pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu juga menyebut belum ada pembahasan spesifik terkait pelebaran defisit dari rapat terbatas (ratas) yang diikutinya baru-baru ini.

"Saya belum tahu. Masih dipikirkan kali. Tapi kita selalu hitung dampak kenaikan harga minyak dunia ke APBN kita. Sehingga nanti kalau perlu satu keputusan, kita hitungannya sudah lengkap," kata Purbaya kepada awak media di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (13/3).

Wacana opsi pelebaran defisit APBN mengemuka antara lain terkait kekhawatiran tekanan fiskal Indonesia seiring gejolak geopolitik global. Saat ini ambang batas defisit APBN adalah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Keuangan Negara. 

Di sisi lain, Purbaya tidak memungkiri pertimbangan soal penilaian lembaga rating dunia bila defisit APBN melewati 3%. Di satu sisi ia juga melihat banyak negara yang defisit terhadap PDB-nya lebih tinggi dari Indonesia.

"Sebenarnya kalau secara fair, kan (negara) sekeliling kita sudah sedikit yang di bawah 3%, hampir tidak ada. Bahkan kita lebih bagus dibanding mereka. Ketika kita dekat ke 3%, pertumbuhan kita lebih cepat daripada negara-negara lain," papar Purbaya.

Ia mencontohkan Vietnam sudah di atas 4%, India 5% - 6% persen, juga negara-negara Eropa dan Amerika memiliki ambang batas defisit lebih tinggi.

"Jadi kalau dari angka itu saja harusnya tidak ada masalah (defisit di atas 3%). Cuma mereka (lembaga rating) melihat hal yang lain dari kita, yang sedang kita pelajari. Tapi yang jelas sampai saat sekarang kita akan menjalankan kebijakan fiskal secara prudent," kata Purbaya.

Terkait keputusan defisit ini, Menkeu akan menunggu arahan Presiden. "Kalau perintah kita jalankan. Saya kan cuma tangan Presiden," pungkasnya. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya