Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN 28 Februari 2026 menunjukkan kinerja fiskal yang tetap kuat dan terjaga. Purbaya menyampaikan, pendapatan negara tumbuh positif serta belanja negara terakselerasi untuk mendukung aktivitas ekonomi.
"Belanja tahun ini memang kita percepat supaya ekonominya didorong dari sisi fiskal sejak awal tahun sampai akhir tahun secara lebih merata dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya," kata menkeu dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (11/3).
Dari sisi pendapatan negara, realisasi mencapai Rp358 triliun atau sekitar 11,4% dari target APBN, tumbuh 12,8% secara year on year (yoy). Kinerja tersebut, kata Purbaya, terutama didorong oleh penerimaan perpajakan yang tetap solid.
Penerimaan perpajakan mencapai Rp290 triliun tumbuh 20,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di dalamnya penerimaan pajak mencapai Rp245,1 triliun dengan pertumbuhan 30,4% secara keseluruhan. Sementara penerimaan kepabeanan dan cukai tercatat Rp44,9 triliun atau 13,4% dari target dan mengalami kontraksi 14,7%.
"Ini terutama dipengaruhi oleh dinamika harga komoditas dan produksi industri. Tapi informasi terakhir data kemarin sudah tumbuh lagi secara year on year, untuk cukai itu tumbuhnya sudah 7%. Jadi kita ke depan masih mengharapkan target dari penerimaan bea cukai tercapai bahkan mungkin bisa melebihi," paparnya.
Sementara realisasi belanja negara mencapai Rp493,8 triliun atau sekitar 12,8% dari pagu APBN dengan pertumbuhan 41,9% secara year on year.
Purbaya mengatakan belanja tersebut diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah, menjaga daya beli masyarakat, serta mendorong aktivitas ekonomi sejak awal tahun.
Dengan dinamika tersebut, defisit APBN tercatat sekitar Rp135,7 triliun atau 0,53% dari APBN. Purbaya mengatakan hal itu masih berada dalam koridor desain APBN 2026.
Menurutnya, saat ini belanja negara didorong lebih merata sepanjang tahun sehingga dampaknya terhadap perekonomian lebih terasa.
"Itu makanya (pertumbuhan ekonomi) 6% mudah-mudahan masih bisa. Jadi secara keseluruhan kombinasi pendapatan negara yang tumbuh positif, belanja yang terakselerasi untuk mendorong ekonomi, serta defisit yang tetap terkendali menunjukkan bahwa APBN terus berperan optimal sebagai instrumen stabilisasi sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya. (H-4)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih di bawah asumsi yang ditetapkan APBN 2026.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran negara untuk memenuhi kebutuhan BBM subsidi masih mencukupi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap realisasi THR ASN 2026 baru Rp11 T dari total Rp55 T. Simak penyebab keterlambatan dan rincian komponen THR 100%.
Fauzo mengungkapkan bahwa realisasi penerimaan pajak tahun lalu yang hanya menyentuh angka 86,7 persen menjadi catatan merah bagi pemerintah.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Indonesia berada pada situasi psikologis publik yang menarik. Survei Ipsos awal tahun menunjukkan optimisme masyarakat Indonesia mencapai sekitar 90 persen
Langkah pemerintah yang membatasi pesanan pita cukai SKT sangat tidak adil karena sektor ini merupakan industri padat karya,
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved