Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Para pengusaha memperkirakan penurunan suku bunga kredit baru terlaksana awal tahun depan.
"Ini akan mendorong kredit, baik melalui suplai atau permintaan. Karena kalau LTV turun, maka uang muka akan ikut turun," jelas Gubernur BI Perry Warjiyo
Penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh The Fed harus dipahami sebagai kebijakan responsif atas dinamika ekonomi global yang saat ini sedang terjadi.
Bank Indonesia memiliki peluang untuk menurunkan kembali suku bunga acuannya sebesar 25 bps ke level 5,25%.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat suku bunga deposito rupiah di industri perbankan pada Agustus 2019 turun 0,13% menjadi 5,95% dari posisi akhir Juli 2019 yang rata-rata sebesar 6,08%.
Ada dua hal yang harus diselaraskan. Pertama, mengenai ruang fiskal untuk mendorong belanja yang produktif dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi.
Pelemahan suku bunga acuan akan diikuti penurunan bunga penjaminan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Ini sesuai dengan kebijakan ahead the curve dengan memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunganya di masa mendatang.
Penurunan suku bunga yang dilakukan Bank Indonesia ditujukan untuk memacu pertumbuhan ekonomi di tengah perlambatan pertumbuhan global.
Pemangkasan suku bunga BI tersebut merupakan langkah strategis dan taktis dengan pilihan waktu yang tepat.
Keputusan ini diambil berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar pada 21-22 Agustus 2019.
BANK Indonesia (BI) tengah menggelar rapat dewan gubernur (RDG) dalam dua hari ini.
Pihaknya selalu melihat kemungkinan yang ada untuk kembali menurunkan suku bunga acuan guna memberikan kebijakan makroprudensial yang longgar.
Tingkat pinjaman kepada perbankan umum akan dipangkas 35 basis poin (bps) menjadi 5,40%. Penurunan itu menjadi level terendah sejak 2010.
Secara umum kondisi perekonomian Indonesia masih terbilang positif. Hal itu ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang berada di angka 5%.
Kebijakan moneter The Fed dalam menurunkan suku bunga, mengurangi tekanan pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia
Tingkat suku bungan penjaminan akan diturunkan sebesar 25 bps dari 7% menjadi 6,75 % untuk simpanan rupiah di bank umum
Koordinasi antara BI selaku bank sentral dan pemerintah di segala lapisan menjadi krusial dalam mengendalikan pertumbuhan inflasi.
Hal tersebut bisa dilakukan menyusul kebijakan Bank Indonesia (BI) yang telah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dari 6% menjadi 5,75% pada 18 Juli silam.
Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan dari 6% menjadi 5,75% pada Kamis (18/7).
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved