Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) melontarkan sinyal kuat untuk kembali menurunkan suku bunga acuan di sisa tahun ini. Syaratnya, laju inflasi terus terkendali dan stabiltas terjaga.
Dalam kaitan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, kemarin, menyatakan optimistismenya. Ia yakin jika penurunan suku bunga acuan oleh BI diwujudkan, hal itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di semester kedua.
Turunnya suku bunga acuan pun diharapkan dapat menarik suku bunga pinjaman ke level yang lebih rendah.
Dengan demikian, pelaku usaha bisa mulai menggencarkan investasi atau melakukan ekspansi hingga akhirnya dapat mendorong produksi.
Di samping itu, turunnya suku bunga pinjaman diharapkan dapat memberi stimulus kepada masyarakat untuk tetap menjaga konsumsi mereka.
Pemerintah pun, masih menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, akan terus mengimbangi kebijakan bank sentral yang telah menurunkan suku bunga acuan dari 6% ke level 5,75%.
"Pemerintah sejauh ini juga sudah mengeluarkan kebijakan yang mendukung investasi, baik dari pembenahan birokrasi untuk mempermudah usaha hingga insentif seperti deduction tax untuk riset dan inovasi juga vokasi," ujar Sri Mulyani.
Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan dari 6% menjadi 5,75% pada Kamis (18/7).
Pemangkasan suku bunga acuan tersebut ialah yang pertama kali sejak delapan bulan terakhir yakni November 2018.
Kala itu, suku bunga dinaikkan ke level 6% untuk membedung aliran modal asing keluar dari Indonesia.
"Kami tetap membuka kemungkinan untuk pelonggaran kebijakan moneter, baik itu likuiditas maupun penurunan suku bunga acuan lebih lanjut," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, kemarin.
Ia menyebut kebijakan tersebut dapat berjalan beriringan dengan berbagai faktor pendorong pertumbuhan ekonomi lain, seperti kurs rupiah yang menguat dan inflasi yang terjaga.
Sebelumnya, pemerintah dalam prognosis asumsi dasar ekonomi makro semester kedua 2019 merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 5,2%.
Target itu lebih rendah daripada yang tertuang dalam asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang ditetapkan sebesar 5,3%. (Pra/X-6)
BANK Indonesia Solo sediakan uang baru untuk menyambut Lebaran 2026 sebanyak Rp4,59 triliun, yang layanan pelaksanaan penukaran untuk masyarakat, akan dimulai 23 Februari-13 Maret 2026.
Ingin tukar uang baru untuk Lebaran 2026? Simak panduan lengkap cara daftar di PINTAR BI, jadwal resmi, hingga syarat penukaran paket Rp5,3 juta. Cek linknya di sini!
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
INDEF nilai Ramadan dan Idul Fitri 2026 bisa dorong ekonomi kuartal I-II lewat sektor pangan, transportasi, dan logistik, didukung stimulus pemerintah.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengelola ekonomi secara pruden dengan mengusung kebijakan yang pro-pertumbuhan dan pro-rakyat. T
KETUA Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5%–6% bukanlah capaian yang patut dibanggakan.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved