Kamis 22 Agustus 2019, 19:50 WIB

Keputusan BI Pangkas Suku Bunga Dinilai sudah Tepat

Atikah Ishmah Winahyu | Ekonomi
Keputusan BI Pangkas Suku Bunga Dinilai sudah Tepat

MI/M. Irfan
Kepala Ekonom BNI, Ryan Kiryanto

 

BANK Indonesia memutuskan untuk menurunkan kembali suku bunga acuannya atau BI 7 day reverse repo rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,5% pada Kamis (22/8).

Kepala Ekonom BNI, Ryan Kiryanto, menilai pemangkasan suku bunga BI tersebut merupakan langkah strategis dan taktis dengan pilihan waktu yang tepat.

"Ini sesuai dengan semangat BI untuk selalu berusaha pre-emptive actions atau ahead the market," ujar Ryan dalam pernyataan resmi, Kamis (22/8).

Ryan menjelaskan pertimbangan BI menurunkan suku bunganya hanya sebesar 25 bps adalah karena ekspektasi inflasi yang rendah berkisar 3,3%, posisi yield surat utang domestik yang masih kompetitif atau atraktif, serta perlunya kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi melalui jalur perbankan.


Baca juga: BI Pangkas Suku Bunga Acuan, Ini Alasannya


Langkah ini dinilai wajar dan dapat diterima dengan baik oleh pelaku pasar.

"Langkah BI tersebut diyakini akan berdampak positif bagi sektor keuangan perbankan dan sektor riil sehingga mampu menjadi stimulan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di atas 5% tahun ini," tuturnya.

Ryan menambahkan, sinyal yang diberikan BI yakni ke depan semua pihak harus terus mewaspadai perkembangan ekonomi global yang terindikasi melambat, sehingga BI merasa perlu menjaga ketahanan atau resiliensi ekonomi domestik melalui penetapan suku bunga acuan yang komodatif (dovish).

"Tinggal kita tunggu hadirnya kebijakan fiskal yang juga akomodatif melalui serapan anggaran yang lebih agresif untuk menguatkan kebijakan moneter BI yang sudah akomodatif sejauh ini," tutupnya. (OL-1)

Baca Juga

Antara/Muhammad Adimaja.

Erick Thohir Beberkan Alasan Penunjukan Said Aqil Jadi Komut KAI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 05 Maret 2021, 03:15 WIB
Erick pun menyamakan pengangkatan Said Aqil seperti pengangkatan Chandra Hamzah di Bank Tabungan Negara (BTN) yang memiliki background yang...
Antara/Teresia May.

Mendag Kisahkan Latar Belakang Jokowi Sebut Benci Produk Asing

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 05 Maret 2021, 01:30 WIB
Ada artikel yang dikeluarkan oleh lembaga internasional dunia yang mengisahkan hancurnya kegiatan UMKM terutama di fesyen Islam yang...
Thinkstock

Kopi Boyolali Kali Pertama Diekspor ke Jerman

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Maret 2021, 23:55 WIB
Kopi asal Boyolali, Jawa Tengah, untuk pertama kalinya diekspor ke Jerman bersama dengan kopi Toraja dan kopi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya