Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang mendorong banyak individu dan keluarga menjadikan asuransi jiwa sebagai bagian dari strategi perlindungan masa depan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan asuransi jiwa terus meningkatkan edukasi dan memperluas akses masyarakat terhadap produk asuransi. Salah satu cara yang dinilai efektif adalah melalui bancassurance, kerja sama antara perusahaan asuransi dan bank yang memanfaatkan jaringan serta kepercayaan nasabah bank guna menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, PT Avrist Assurance menjalin kolaborasi strategis dengan PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (CCB Indonesia). Pada 19 Juni 2025, Avrist Assurance meluncurkan produk Asuransi Perlindungan Maxima sebagai hasil kerja sama dengan CCB Indonesia. Produk ini dihadirkan untuk memberikan solusi perlindungan jiwa bagi nasabah CCB Indonesia dan bagian dari perluasan akses perlindungan yang dirancang secara menyeluruh.
Penandatanganan kerja sama berlangsung pada 19 Juni 2025 di Jakarta, dilakukan oleh Simon Imanto selaku Presiden Direktur Avrist Assurance dan Jiang Yongdong selaku Presiden Direktur CCB Indonesia.
“Kolaborasi antara Avrist Assurance dan CCB Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam strategi pertumbuhan kami,” ucap Simon dalam keterangan resmi, Sabtu (21/9).
Produk Asuransi Perlindungan Maxima sendiri menawarkan perlindungan jiwa hingga usia 80 tahun dengan berbagai manfaat tambahan. Nasabah yang memenuhi syarat bisa mendapatkan pengembalian premi hingga 100% serta uang pertanggungan 100% bila berada dalam kondisi sehat di akhir masa polis. Produk ini sudah tersedia di seluruh cabang CCB Indonesia.
“Lebih dari sekedar sinergi bisnis, ini juga merupakan manifestasi konkret 50 tahun perjalanan kami dengan terus berinovasi memperluas akses asuransi melalui solusi yang relevan, mudah dan efisien,” ungkap Simon.
Avrist Assurance menegaskan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen mereka dalam memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan jiwa.
“Melalui sinergi dari kekuatan masing-masing perusahaan, kami melihat adanya peluang besar untuk merambah pasar yang lebih luas dan mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih,” tambah Simon.
Dengan prinsip Avrist Total Solution (ATS), perusahaan menyediakan berbagai produk asuransi jiwa dan kesehatan, pendidikan, pensiun, serta asuransi kumpulan. Semua ditawarkan melalui kanal distribusi yang beragam, termasuk jalur bancassurance yang tengah dikembangkan bersama CCB Indonesia.(E-3)
Survei terbaru mengungkap tren yang jelas: keamanan finansial telah menjadi kekhawatiran utama, mengalahkan isu-isu lainnya.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Rendahnya tingkat kepemilikan asuransi tersebut menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota Holding BUMN IFG yang bergerak di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, memperkuat kualitas layanan kepada pemegang polis.
PT Asuransi BRI Life mencatat total pembayaran klaim hingga November mencapai Rp4,70 triliun atau tumbuh sebesar 2% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
ASURANSI jiwa tradisional jangka panjang dirancang untuk memberikan perlindungan hingga usia lanjut. Layanan ini juga diharapkan menjaga finansial berkelanjutan bagi keluarga.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) akan terus memperkuat pengawasan di sektor perbankan seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas perbankan yang semakin beragam dan cepatnya digitalisasi.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved