Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya di awal tahun 2026. Asuransi Mandiri Wealth Signature USD merupakan asuransi dwiguna kombinasi yang memiliki manfaat utama yaitu perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan jangka panjang.
Produk terbaru AXA Mandiri ini sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan pendidikan anak atau persiapan dana di masa pensiun hingga warisan bagi penerima manfaat. Peluncuran produk teranyar ini bersamaan dengan pelaksanaan ajang Economic Outlook 2026 bersama Ekonom Bank Mandiri, menggarisbawahi pentingnya stabilitas keuangan di tengah kondisi ekonomi yang berdinamika.
Produk ini memiliki dua plan untuk melayani kebutuhan yang berbeda. Asuransi Mandiri Wealth Signature USD (Plan Protection) mengedepankan perlindungan jiwa yang diberikan dengan uang pertanggungan hingga 1.200% dari premi dasar tahunan. Sedangkan sebagai bentuk perlindungan finansial, Asuransi Mandiri Wealth Signature USD (Plan Saving) merupakan produk asuransi dwiguna berbasis dolar Amerika Serikat pertama di market yang dapat memberikan manfaat tunai berkala sejak tahun ke-1 polis.
Sejalan dengan peluncuran produk terbaru ini, AXA Mandiri juga meluncurkan kampanye terbaru bertajuk Melangkah Pasti. Kampanye ini mencerminkan komitmen AXA Mandiri untuk mendampingi nasabah agar dapat melangkah menuju masa depan dengan yakin, terlindungi, dan pasti—terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh dinamika.
"AXA Mandiri meluncurkan produk berbasis dolar Amerika Serikat untuk membantu nasabah melangkah pasti di tahun baru ini. Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sangat cocok bagi nasabah yang mengutamakan kestabilan dalam perencanaan keuangannya. Di sisi lain produk ini juga membantu nasabah yang memerlukan kebutuhan solusi keuangan dalam bentuk USD di masa depan yang bermanfaat untuk pendidikan anak, persiapan masa pensiun hingga warisan bagi penerima manfaat. Karena secara historical nilai tukar dolar Amerika Serikat terus mengalami kenaikan, di mana dalam 10 tahun terakhir naik sekitar 16%," tutur Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G Kusuma.
Hal senada disampaikan Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina, menyebut saat ini tekanan geopolitik global meningkat signifikan dengan berlangsungnya konflik antara negara-negara besar dunia. Dampaknya, volatilitas di pasar keuangan meningkat baik global maupun domestik.
"Dengan demikian, penting bagi pelaku pasar untuk selalu menerapkan manajemen risiko melalui strategi diversifikasi portfolio dan juga memanfaatkan berbagai instrumen keuangan untuk kebutuhan masa depan," tutur Dian dalam paparan di acara Economic Outlook 2026 bersama AXA Mandiri.
Sejalan dengan hal tersebut Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G Kusuma, menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk memahami situasi dan kondisi perekonomian nasional dan global untuk mempersiapkan perencanaan finansial dalam menghadapi berbagai ketidakpastian di kemudian hari.
"Sebagai wujud komitmen AXA Mandiri dalam meningkatkan inklusi finansial, kami berupaya untuk memberikan produk yang sesuai dengan demand yang sudah ada. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk memahami tantangan di tahun ini, serta peluang yang bisa kita optimalkan sebagai bentuk mitigasi risiko keuangan melalui Asuransi Mandiri Wealth Signature USD," sambung Handojo.
Lebih lanjut terkait perencanaan keuangan dan produk Asuransi Mandiri Wealth Signature USD, calon nasabah bisa menghubungi tenaga pemasar AXA Mandiri di cabang Bank Mandiri terdekat atau menghubungi 1500803 untuk informasi lebih lanjut. (Fal/E-1)
Forum diskusi yang mempertemukan regulator, pembuat kebijakan, serta pelaku industri digelar untuk membahas arah penguatan tata kelola asuransi dan perlindungan nasabah di Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan industri jasa keuangan syariah mencatat pertumbuhan positif sepanjang 2025, termasuk peningkatan aset pada asuransi syariah.
Survei terbaru mengungkap tren yang jelas: keamanan finansial telah menjadi kekhawatiran utama, mengalahkan isu-isu lainnya.
Rendahnya tingkat kepemilikan asuransi tersebut menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota Holding BUMN IFG yang bergerak di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, memperkuat kualitas layanan kepada pemegang polis.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved