Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyebut kebijakan Bank Indonesia yang kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 0,25% akan segera direspon seluruh lembaga keuangan.
Dari pengalaman selama ini, Wimboh mengatakan pelemahan suku bunga acuan akan diikuti penurunan bunga penjaminan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Dengan begitu, perbankan bisa menawarkan bunga kredit yang lebih rendah kepada masyarakat terutama pelaku usaha.
"Ini akan memberikan sinyal positif kepada para pengusaha untuk segera melakukan investasi dengan menggunakan dana-dana perbankan maupun pasar modal," ujar Wimboh di Jakarta, Jumat (23/8).
Baca juga: BI Pangkas Suku Bunga Acuan, Ini Alasannya
Ia memprediksi efek domino dari penurunan suku bunga acuan akan dirasakan dalam waktu dekat. Pasalnya, ketika bank sentral memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan pada Juli langsung direspons cepat oleh penurunan bunga penjaminan LPS.
Diharapkan, langkah itu bisa mendorong kinerja kredit perbankan hingga menyentuh 12% pada akhir tahun ini.(OL-5)
OJK meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penegakan hukum dan sinergi lintas pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas sektor keuangan.
Mahkamah Agung resmi melantik Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031. Simak daftar lengkap nama pejabat baru OJK
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
Penetapan lima Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 harus menjadi momentum penguatan kualitas pengawasan sektor jasa keuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved