Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

OJK Tegaskan Fundamental Perbankan Nasional dan Himbara Tetap Solid

Media Indonesia
25/3/2026 09:59
OJK Tegaskan Fundamental Perbankan Nasional dan Himbara Tetap Solid
Ilustrasi(Medcom)

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) memastikan kinerja industri perbankan nasional, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), tetap berada dalam kondisi solid dengan pertumbuhan positif. Penegasan ini merespons langkah lembaga pemeringkat internasional, Moody’s dan Fitch, yang merevisi outlook sejumlah bank besar Indonesia menjadi negatif.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa revisi tersebut bukan disebabkan oleh faktor fundamental kinerja bank. Perubahan outlook lebih dipicu oleh pergeseran peringkat kredit sovereign (negara) Indonesia dari stabil ke negatif, serta pengaruh dinamika makroekonomi global.

Kinerja Intermediasi Tumbuh Positif

Berdasarkan data Januari 2026, industri perbankan nasional menunjukkan angka pertumbuhan yang sehat:

  • Pertumbuhan Kredit: Secara nasional tumbuh 9,96% (yoy). Khusus bank Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 dan Himbara, pertumbuhan kredit bahkan mencatatkan angka double digit, masing-masing sebesar 13,34% dan 13,43%.
  • Dana Pihak Ketiga (DPK): DPK nasional tumbuh 13,48% (yoy). Kepercayaan masyarakat pada bank besar tetap tinggi, terlihat dari pertumbuhan DPK KBMI 4 sebesar 16,32% dan Himbara mencapai 16,38%.

Ketahanan Modal dan Likuiditas Melimpah

OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai

Rasio kecukupan modal (CAR) Himbara tercatat sebesar 20,32%, sedangkan KBMI 4 mencapai 22,33%.

Dari sisi likuiditas, kondisi perbankan berada pada level sangat terjaga dengan rasio LCR mencapai 197,92%, jauh di atas ambang batas (threshold) 

Kualitas aset juga tetap prudent dengan rasio kredit bermasalah (NPL *Gross*) yang terkendali di kisaran 1% hingga 3%[cite: 15, 16].

Proyeksi Masa Depan

OJK memandang revisi outlook ini bersifat sementara (reversible) dan berpotensi kembali ke posisi stabil seiring membaiknya prospek ekonomi

Saat ini, peringkat kredit bank KBMI 4 dan Himbara tetap bertahan pada level investment grade.

“OJK bersama-sama dengan pemangku kepentingan lainnya, terutama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), akan terus mengawal serta menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi kebijakan dan penguatan pengawasan, agar ketahanan sektor perbankan senantiasa tetap terjaga dalam menghadapi dinamika dan pertumbuhan perekonomian,” kata Dia.

OJK berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan berkelanjutan guna memastikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik tetap dijalankan oleh industri perbankan. (RO/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya