Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Tingkat suku bungan penjaminan akan diturunkan sebesar 25 bps dari 7% menjadi 6,75 % untuk simpanan rupiah di bank umum
Koordinasi antara BI selaku bank sentral dan pemerintah di segala lapisan menjadi krusial dalam mengendalikan pertumbuhan inflasi.
Hal tersebut bisa dilakukan menyusul kebijakan Bank Indonesia (BI) yang telah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dari 6% menjadi 5,75% pada 18 Juli silam.
Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan dari 6% menjadi 5,75% pada Kamis (18/7).
Suku bunga acuan akan diturunkan lagi dengan syarat, laju inflasi terus terkendali dan stabiltas terjaga
Turunnya suku bunga acuan diharapkan akan menarik suku bunga pinjaman ke level yang lebih rendah
Ada kemungkinan penurunan suku bunga acuan bisa menyebabkan arus dana tertahan atau bahkan mungkin keluar.
BI menurunkan suku bunga setelah memastikan bahwa kondisi perlambatan ekonomi global dan kondisi ekonomi global terukur.
Penurunan suku bunga kredit tidak hanya menguntungkan pelaku usaha, tapi juga perbankan.
Pengusaha sudah lama menanti turunnya bunga kredit perbankan. Penurunan bunga kredit akan mendorong aliran investasi ke dalam negeri.
Jelang pengumuman rapat dewan gubernur Bank Indonesia, rupiah dibuka melemah 2,5 poin ke level 13.980 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (18/7).
IHSG dibuka melemah 6,42 poin (0,10%) ke level 6.395,46 pada perdagangan Rabu (17/6).
Dalam menurunkan tingkat suku bunga, bank sentral akan melihat sejumlah aspek yakni tingkat inflasi, purchasing managers index (PMI) dan tingkat pengangguran
Ekonom Indef, Eko Listiyanto menyatakan penurunan tingkat suku bunga oleh Bank Indonesia merupakan hal yang penting untuk dilakukan, agar mendorong investasi di sektor riil.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengungkapkan keputusan tersebut sudah mempertimbangkan kondisi ekonomi baik di luar maupun dalam negeri.
Hal itu dilakukan demi menahan arus modal asing keluar serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Perekonomian global tengah mengalami guncangan, langkah yang tepat yakni dengan menurunkan tingkat suku bunga
EKONOM dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira memprediksi Bank Indonesia (BI) akan menurunkan tingkat suku bunga acuannya sebanyak 25 basis
Namun, di sisi lain, langkah BI untuk menurunkan suku bunga akan memberikan dampak negatif terhadap arus modal keluar.
IHSG diprediksi mengalami penurunan akibat aksi wait and see para investor terkait keputusan suku bunga The Fed
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved