Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga kebijakan di level 6% pada RDG bulan ini. Kebijakan tersebut mempertimbangkan nilai tukar rupiah yang cenderung stabil sehingga mendukung terkendalinya ekspektasi inflasi.
"Stabilitas nilai tukar rupiah juga ditopang oleh ekspektasi stance kebijakan bank sentral AS yang lebih dovish," ujar Ekonom Bank Permata Josua Pardede, Kamis (21/2).
Hal ini, kata dia, mempertimbangkan tren penurunan beberapa data ekonomi di Amerika Serikat.
"Seperti pertumbuhan penjualan ritel dan laju produksi industri yang melambat yang selanjutnya akan membatasi kenaikan inflasi <2% (target bank sentral AS)," ungkapnya.
Baca juga: Bank Indonesia Perlu Menahan Suku Bunga Kebijakan
Sementara dari perspektif domestik, stance kebijakan moneter BI yang masih ketat (tight) bisa ditujukan untuk memastikan defisit transaksi berjalan mengecil ke arah -2,5% terhadap PDB pada tahun ini. (OL-3)
BANK Indonesia Solo sediakan uang baru untuk menyambut Lebaran 2026 sebanyak Rp4,59 triliun, yang layanan pelaksanaan penukaran untuk masyarakat, akan dimulai 23 Februari-13 Maret 2026.
Ingin tukar uang baru untuk Lebaran 2026? Simak panduan lengkap cara daftar di PINTAR BI, jadwal resmi, hingga syarat penukaran paket Rp5,3 juta. Cek linknya di sini!
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved