Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBANKAN menyambut positif keputusan yang dihasilkan dari Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang menetapkan suku bunga di level 6%.
Direktur Bank Tabungan Negara (BTN) Budi Satria menyatakan, melihat keputusan tersebut, BTN juga turut mengikuti langkah BI dengan tidak menaikan tingkat suku bunga.
"Ya tidak ada alasan untuk menaikkan suku bunga KPR BTN," kata Budi kepada Media Indonesia, Kamis (25/4).
Budi meyakini, keputusan BI tersebut menunjukkan BI yakin dengan stabilitas kondisi fundamental makro ekonomi nasional.
Baca juga : Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 6%
Hal tersebut, katanya, akan sangat besar pengaruhnya dalam menambah keyakinan para pelaku usaha tentang kondisi ekonomi nasional.
"Ini juga akan memberikan pengaruh positif untuk pasar properti nasional kita," tukas Budi.
Pendapat senada dilontarkan oleh Ekonom Bank Nasional Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto dirinya menilai, keputusan BI sesuai dgn ekspektasi pasar, khususnya perbankan.
"Dengan demikian, outlook suku bunga perbankan akan lebih stabil sehingga mendorong bank untuk ekspansi kredit dan menstimukasi dunia usaha untuk ekspansi usaha dengan memanfaatkan fasilitas kredit produktif (KI dan KMK)," ujar Ryan. (OL-8)
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved