Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Suku Bunga Acuan BI Dinilai Cukup Kuat Tahan Penguatan Dolar AS

Nur Aivanni
22/2/2019 15:06
Suku Bunga Acuan BI Dinilai Cukup Kuat Tahan Penguatan Dolar AS
(Antara Foto/Sigid Kurniawan)

BANK Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan (7-Day Reverse Repo Rate) sebesar 6,00% untuk keempat kalinya. Langkah tersebut dinilai cukup kuat untuk menahan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang Indonesia.

"Cukup kuat, karena BI telah memperhitungkan kenaikan fed fund rate tahun ini pada saat menaikkan suku bunga tahun lalu. Apalagi kemungkinan tekanan pelemahan ekonomi AS akibat perang dagang dengan Tiongkok," kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian BI Iskandar Simorangkir kepada Media Indonesia, Jumat (22/2).

Baca juga: The Fed Diyakini Tahan Suku Bunga Acuan

Dalam waktu beberapa hari belakangan ini, posisi mata uang garuda sudah merangkak ke level Rp14 ribu per dolar AS. Padahal, awal Februari pergerakan Rupiah masih berada di bawah Rp14 ribu per dolar AS. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Kamis(21/2), nilai tukar Rupiah bergerak di level Rp 14.057 per dolar AS.

Menanggapi pergerakan Rupiah tersebut, Iskandar melihat tidak ada yang perlu dikhawatirkan. "Tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena pergerakan technicality," pungkasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya