Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira memprediksi Bank Indonesia (BI) akan menurunkam tingkat suku bunga acuannya sebanyak 25 basis poin (bps).
Hal tersebut menurutnya merupakan langkah BI untuk mengikuti aksi The Fed (bank sentral AS) yang telah menurunkan tingkat suku bunganya
"Prediksinya bunga acuan BI akan turun 25 bps sebagai langkah follow the curves-nya The Fed. Biasanya BI akan mengekor langkah mereka," kata Bhima kepada Media Indonesia, Selasa (18/6).
Menurut dia, dunia usaha juga telah memberikan tekanan besar kepada BI untuk menurunkan tingkat suku bunga guna memberikan bunga kredit yang lebih murah.
Dengan menurunkan tingkat suku bunga acuan, kata Bhima, BI dinilai akan lebih pro kepada sektor riil. "Dengan bunga yang lebih rendah, cost of borrowing atau biaya peminjaman sektor usaha akan lebih ringan. Pertumbuhan kreditnya lebih tinggi," jelasnya.
Namun, di sisi lain, dia menilai langkah BI untuk menurunkan suku bunga akan memberikan dampak negatif terhadap arus modal keluar.
Sebab dengan turunnya suku bunga acuan, akan turut menurunkan keuntungan investor di surat utang.
Bank Indonesia akan mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang akan dilaksanakan pada 19 - 20 Juni 2019. Dalam rapat yang rutin dilakukan itu, BI akan membahas terkait tingkat suku bunga.
Sebagai informasi, saat ini BI7DRRR berada di level 6% , dengan Lending Facility Rate 6,75%, dan Deposit Facility Rate 5,25%. (A-3)
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Penukarkan Uang Baru Melalui Mobil Keliling Bank Indonesia
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved