Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan adanya kemungkinan untuk BI menurunkan tingkat suku bunga acuan yang kini berada di level 6,00%. Namun begitu, hingga kini pihaknya masih mencermati kondisi perekonomian global.
"Kami sudah menyampaikan kepada publik, BI masih mencermati kondisi pasar glibal dan current account deficit (CAD) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri," kata Perry Raker Komisi XI dengan Menteri Keuangan mengenai Pengambilan keputusan Asumsi Dasar RAPBN 2020 di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Senin (17/6).
Baca juga: Perusahaan Elektronik Global Mulai Relokasi ke Indonesia
Dirinya menyatakan, rendahnya inflasi serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tergolong tinggi memang membuka ruang bagi BI untuk menurunkan suku bunga.
Namun, pihaknya juga melihat perekonomian global yang hingga saat ini masih diliputi ketidakpastian mulai dari perang dagang antara AS dan Tiongkok hingga Brexit. Untuk itu, pihaknya berharap agar pada semester 2 2019, stabilitas eksternal dapat terwujud.
"Kami harap semester 2 2019 ketidakpastian pasar keuangan global mereda dan mendatang CADnya akan menurun dan arus modal asing akan maauk dan itu akan mendukung stabilitas eksternal," tuturnya. (OL-6)
BANK Indonesia Solo sediakan uang baru untuk menyambut Lebaran 2026 sebanyak Rp4,59 triliun, yang layanan pelaksanaan penukaran untuk masyarakat, akan dimulai 23 Februari-13 Maret 2026.
Ingin tukar uang baru untuk Lebaran 2026? Simak panduan lengkap cara daftar di PINTAR BI, jadwal resmi, hingga syarat penukaran paket Rp5,3 juta. Cek linknya di sini!
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved