Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Sentral Amerika Serikat atau The Fed menurunkan suku bunganya sebesar 25 bps menjadi 2% hingga 2,25%. Ini merupakan pertama kalinya sejak penurunan terakhir pada 2008.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan keputusan ini merupakan tanda kebijakan moneter The Fed tersebut mengurangi tekanan pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
"Kebijakan moneternya (The Fed) menjadi lebih rileks, mengurangi tekanan terhadap negara-negara berkembang," kata Sri Mulyani di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (1/8).
Baca juga: The Fed Turunkan Suku Bunga, IHSG Diprediksi Menguat
Dia menjelaskan, apabila The Fed menaikkan suku bunga, maka capital flow akan bergerak keluar dari negara-negara berkembang serta membuat nilai tukar tidak stabil. Karena itu, Menkeu menilai keputusan The Fed menurunkan suku bunga kali ini juga memberikan dampak kepada negara-negara berkembang.
"Posisi ini tentu akan berdampak kepada daerah dan negara-negara akan memiliki space lagi dari sisi cost of money lebih rendah likuiditasnya juga jauh lebih rileks," tuturnya.(OL-5)
IHSG dibuka melemah 0,32% ke level 7.338 pada Jumat (13/3/2026). Konflik AS-Iran picu lonjakan harga minyak dan ekspektasi hawkish The Fed.
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved