Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meminta perbankan tidak berlama-lama untuk memangkas suku bunga simpanan dan kredit karena bank sentral telah agresif dengan tiga kali menurunkan suku bunga acuan sepanjang tahun ini.
Tidak hanya itu, BI juga memastikan kecukupan likuiditas dengan intensifikasi operasi moneter dan relaksasi kebijakan makroprudensial.
"Kita harapkan bank-bank menurunkan suku bunga kreditnya meskipun kita paham ini membutuhkan waktu. Tapi ya jangan lama-lama supaya pasokan dan permintaan kredit naik, jadi investasi bisa meningkat, dan akhirnya ke pertumbuhan ekonomi," kata Perry Warjiyo seusai Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, kemarin.
Untuk diketahui, BI kembali memangkas suku bunga acuan 7-Day reverse repo rate (BI7DRR) sebesar 0,25% menjadi 5,25%. BI juga memangkas bunga acuan itu di dua bulan sebelumnya secara berturut-turut.
Menurut Perry, dengan tiga kali penurunan suku bunga acuan, semestinya transmisi ke pasar uang antarbank dan selanjutnya suku bunga perbankan dapat lebih cepat.
Dari sisi suplai, likuiditas perbankan sudah dilonggarkan pada tahun ini dengan penurunan giro wajib minumum ke 6% dari 6,5%.
Selain itu, besaran ratio intermediasi makroprudential (RIM)juga diberikan relaksasi dengan kenaikan dari 80%-92% ke 84%-94% sehingga perbankan leluasa menambah volume kredit.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani mengapresiasi langkah BI yang terus melakukan pelonggaran moneter.
Namun, ia menyayangkan sikap perbankan yang masih menahan diri untuk ikut menurunkan suku bunga pinjaman.
Rosan memprediksi para pelaku usaha terutama yang bergerak di sektor riil baru akan merasakan manfaat dari pemangkasan suku bunga pada tahun depan.
"Pelonggaran kebijakan moneter masih belum diikuti perbankan. Mungkin dampaknya baru akan terasa tahun depan," ujar Rosan kepada Media Indonesia, kemarin.
Kendati demikian, ia optimstis sektor riil akan kembali menggeliat bahkan bertahan dari ancaman resesi global jika BI konsisten dengan kebijakan pelonggaran hingga akhir tahun.
"Semakin rendah suku bunga akan semakin baik karena cost of fund pasti akan turun, tapi itu tetap menunggu dari perbankan," tandasnya.
Tren global
Penurunan suku bunga acuan tidak hanya dilakukan BI. Beberapa bank sentral negara lain juga melakukan hal itu (lihat grafik).
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan penurunan suku bunga yang dilakukan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, dan negara lainnya merupakan upaya menahan pelemahan ekonomi global.
"Yang dilakukan The Fed, maupun nanti kebijakan-kebijakan yang diambil bank sentral di Eropa, Jepang, RRT (Republik Rakyat Tiongkok), itu semua untuk meng-antisipasi ekonomi yang mereka sudah lihat," ujar Sri Mulyani di ICE BSD, Tangerang, Banten, kemarin. (Pra/Ata/E-1)
Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menyebut masih ada kemungkinan Bank Indonesia terus memangkas suku bunga.
Update pasar saham properti 9 Januari 2026. Saham DILD dan ASRI catatkan kenaikan signifikan di tengah sentimen IKN dan suku bunga, sementara APLN bergerak moderat.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Ekonom Hossiana Evalisa Situmorang menyebut keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 4,75 persen agar transmisi suku bunga lebih cepat
DEWAN Gubernur Bank Indonesia menyebut masih ada ruang penurunan suku bunga ke depan.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Oktober 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%.
INDONESIA mengimplementasikan ketentuan penerapan margin untuk transaksi derivatif yang tidak dikliringkan di CCP melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/SEOJK.03/2023.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
BANK Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9%–5,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2025 yang berada pada rentang 4,7%–5,5%.
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved