Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

MBG Tetap Berjalan selama Ramadan, Kepala BGN Kota Sukabumi Ingatkan Layanan Tata Kelola Distribusi

Benny Bastiandy
19/2/2026 18:10
MBG Tetap Berjalan selama Ramadan, Kepala BGN Kota Sukabumi Ingatkan Layanan Tata Kelola Distribusi
PELATIHAN: Para kepala SPPG dan ahli gizi di Kota Sukabumi mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas dan kapabilitas tata kelola program MBG, termasuk layanan selama Ramadan.(MI/Benny Bastiandi)

MAKAN bergizi gratis (MBG) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, tetap berjalan selama Ramadan 1447 Hijriah. Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di wilayah itupun diimbau melaksanakan tata kelola penyiapan dan pendistribuannya tepat waktu. 

Kepala Satuan Tugas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, mengatakan tata kelola penyediaan dan pendistribusian MBG selama Ramadan tentu berbeda dengan bulan sebelumnya. Artinya, kata Andri, para  pihak penyedia atau dalam hal ini masing-masing SPPG mesti memperhitungkan segala sesuatunya.

"Pada 23 Februari semua anak-anak sekolah kembali beraktivitas. Nah, setiap SPPG haris memikirkan membuat makanan keringan yang memenuhi asupan gizi," terang Andri, Kamis (19/2).

Hal lain yang harus diperhatikan yaitu layanan untuk pondok pesantren. Andri menyebut, bagi peserta didik atau santri di pesantren, SPPG harus menyiapkan menu masakan berbuka Puasa.

"Jadi, kepala SPPG ini harus tahu waktu yang tepat distribusi makanan kepada setiap pesantren," terang Andri yang juga menjabat Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi. 

Andri menuturkan, pada Rabu (18/2),  dilaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas dan kapabilitas untuk mendukung program MBG. Kegiatannya ikuti 92 peserta yang terdiri dari 46 orang Kepala SPPG dan 46 orang ahli gizi.

Pada pelatihan itu, para peserta mendapatkan beberapa materi. Di antaranya menyangkut standard pengawasan gizi di satuan pendidikan, strategi peningkatan status gizi pelajar, serta penyusunan program gizi sesuai kebutuhan pelajar. 

"Jadi, pelatihan ini merujuk Surat Edaran Badan Gizi Nasional Nomor 3/2026 yang di antaranya mengatur mengenai mekanisme pelaksanaan program MBG selama Ramadan hingga cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Dengan pelatihan ini kami harapkan bisa meningkatkan tata kelola program MBG di masing-masing SPPG, terutama di Kota Sukabumi," ucapnya. 

Koordinator Wilayah BGN Kota Sukabumi, Septo Suharyanto, menginginkan agar pascapelatihan setiap SPPG bisa meningkatkan kinerja pelayanan mereka kepada masyarakat.

"Setiap SPPG harus bisa memberikan menu terbaik kepada masyarakat agar pelayanan bisa maksimal dan tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Saya menginginkan agar masyarakat mendapatkan kepuasan," pungkasnya. (BB/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner