Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Banjir di Karawang Meluas, Wakil Ketua DPRD Serap Aspirasi Warga Terdampak

Reza Sunarya
23/1/2026 20:52
Banjir di Karawang Meluas, Wakil Ketua DPRD Serap Aspirasi Warga Terdampak
Wakil ketua DPRD Karawang Dian Fahrud Jaman meninjau sejumlah lokasi banjir Karawang.(MI/Reza Sunarya)

BENCANA banjir di Kabupaten Karawang meluas secara signifikan. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang menunjukkan sebanyak 10 kecamatan dan 23 desa kini terendam. Meskipun di beberapa titik air mulai berangsur surut, genangan tinggi masih melumpuhkan sejumlah ruas jalan protokol dan pemukiman warga pada Jumat (23/1).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Dian Fahrud Jaman, peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak banjir di kawasan perkotaan Karawang, sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga.

Dian mendengarkan langsung keluhan warga yang menilai persoalan banjir di wilayah perkotaan Karawang disebabkan oleh sistem drainase. Warga mengungkapkan, saat hujan deras mengguyur dalam waktu lama, air dengan cepat meluap dan menggenangi permukiman.

“Keluhan utama warga adalah drainase yang tidak berfungsi optimal. Ketika hujan deras berlangsung lama, air tidak tertampung dan akhirnya menyebar ke permukiman,” kata Dian, Jumat (23/1).

Selain persoalan drainase, warga juga menyoroti adanya sedimentasi pada saluran irigasi serta rembesan air dari Sungai Citarum yang turut memperparah kondisi banjir di kawasan tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, Dian Fahrud Jaman menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait. Ia menegaskan perlunya langkah konkret dan cepat untuk mengatasi persoalan banjir yang sudah berulang kali terjadi.

“Kami akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait, seperti Dinas PUPR Kabupaten Karawang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan, baik terkait drainase, sedimentasi irigasi, maupun rembesan Sungai Citarum,” ujarnya.

Dian berharap, dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait, persoalan banjir di wilayah perkotaan Karawang dapat ditangani secara menyeluruh agar tidak terus merugikan masyarakat. Sementara, bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga terdampak banjir, khususnya mereka yang aktivitas sehari-harinya terganggu akibat genangan air.(RZ/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner